Punya Armada Taksi Listrik, Bluebird Ungkap Infrastruktur Masih Jadi Tantangan Utama
Rabu, 14 Juni 2023 - 22:28 WIB
loading...
Taksi listrik memang menjanjikan, tapi infrastruktur tetap jadi kendala utama. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - Meski sudah punya sejumlah armada mobil listrik sendiri, namun perusahaan taksi terbesar di Indonesia Bluebird mengungkap bahwa infrastruktur masih jadi tantangan terbesar.
Pemerintah saat ini berusaha mempercepat penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan. Pihak swasta, khususnya industri transportasi, juga diminta berperan aktif dengan menyediakan armada listrik berbasis baterai.
Direktur Utama Bluebird Sigit Djokosoetono menyebut bahwa pihaknya sangat mendukung program pemerintah. Itu dibuktikan dengan menerjunkan sejumlah armada mobil listrik yang saat ini baru tersedia di Jakarta dan Bali.
Namun, Sigit mengungkapkan tantangan terbesar Bluebird dalam menerjunkan armada listrik adalah infrastruktur stasiun pengisian baterai kendaraan listrik (SPKLU) yang masih minim.
“Tentu, tantangan utamanya terhadap supply charging, sehingga kita perlu menyediakan infrastruktur yang sesuai. Lalu semakin banyak kita juga perlu mengatur jumlah charging station yang tersedia," kata Sigit di sela Peresmian Panel Surya PT Blue Bird Tbk di Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Seperti diketahui, Bluebird memiliki armada listrik reguler dengan menggunakan mobil asal China, BYD. Sementara untuk kelas premium, mereka menggunakan Tesla Model X yang jumlahnya sangat terbatas.
Untuk keperluan operasional, Sigit mengungkapkan Bluebird harus membangun sendiri port charging. Namun, ke depannya ia mengharapkan jumlah charging station bertambah karena tak bisa mengandalkan milik sendiri.
Pemerintah saat ini berusaha mempercepat penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan. Pihak swasta, khususnya industri transportasi, juga diminta berperan aktif dengan menyediakan armada listrik berbasis baterai.
Direktur Utama Bluebird Sigit Djokosoetono menyebut bahwa pihaknya sangat mendukung program pemerintah. Itu dibuktikan dengan menerjunkan sejumlah armada mobil listrik yang saat ini baru tersedia di Jakarta dan Bali.
Namun, Sigit mengungkapkan tantangan terbesar Bluebird dalam menerjunkan armada listrik adalah infrastruktur stasiun pengisian baterai kendaraan listrik (SPKLU) yang masih minim.
“Tentu, tantangan utamanya terhadap supply charging, sehingga kita perlu menyediakan infrastruktur yang sesuai. Lalu semakin banyak kita juga perlu mengatur jumlah charging station yang tersedia," kata Sigit di sela Peresmian Panel Surya PT Blue Bird Tbk di Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Seperti diketahui, Bluebird memiliki armada listrik reguler dengan menggunakan mobil asal China, BYD. Sementara untuk kelas premium, mereka menggunakan Tesla Model X yang jumlahnya sangat terbatas.
Untuk keperluan operasional, Sigit mengungkapkan Bluebird harus membangun sendiri port charging. Namun, ke depannya ia mengharapkan jumlah charging station bertambah karena tak bisa mengandalkan milik sendiri.
Lihat Juga :