Begini Cara Aman Beli Mobil Bekas, Waspada Aksi Penipuan Catut Nama Pejabat
Sabtu, 15 Juli 2023 - 23:57 WIB
loading...
Mobil bekas masih menjadi pilihan konsumen di Indonesia karena harga terjangkau dan banyaknya pilihan, namun perlu tetap waspada terhadap modus penipuan. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mobil bekas masih menjadi pilihan konsumen di Indonesia karena harga terjangkau dan banyaknya pilihan. Namun, perlu tetap waspada terhadap modus penipuan seperti mencatut nama pejabat dalam proses transaksi.
Kasi Standar Subdit STNK Ditregident Korlantas, AKBP Petrus Aldo Siahaan, membagikan cara aman beli mobil bekas. Dia mengingatkan untuk tak langsung percaya pada orang lain, terlebih saat membeli mobil bekas secara online.
Dia memiliki pengalaman ketika namanya digunakan oleh oknum penjual mobil bekas. Korban yang ditipu percaya begitu saja dan mengirimkan sejumlah uang kepada penipu tersebut.
Baca juga; Mitsubishi Buka Layanan Mobil Bekas Tersertifikasi
“Saya pernah mengalami, tapi bukan sebagai korban. Nama saya pernah dipakai dengan segudang alasan. Mungkin karena saya sudah punya pangkat tinggi, jadi korban ini percaya saja,” kata Aldo saat diskusi bersama Forum Wartawan Otomotif di Cipete, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Perwira polisi ini mengatakan kepada calon pembeli mobil bekas untuk tidak tergiur dengan harga murah yang ditawarkan penjual. Dia meminta untuk memastikan kendaraan itu benar-benar ada dan surat-surat tidak bemasalah.
“Biasanya masyarakat begitu melihat harganya beda sama yang harga aslinya, langsung buru-buru. Beda Rp10 sampai Rp20 juta tertarik,” ujar Aldo.
Kasi Standar Subdit STNK Ditregident Korlantas, AKBP Petrus Aldo Siahaan, membagikan cara aman beli mobil bekas. Dia mengingatkan untuk tak langsung percaya pada orang lain, terlebih saat membeli mobil bekas secara online.
Dia memiliki pengalaman ketika namanya digunakan oleh oknum penjual mobil bekas. Korban yang ditipu percaya begitu saja dan mengirimkan sejumlah uang kepada penipu tersebut.
Baca juga; Mitsubishi Buka Layanan Mobil Bekas Tersertifikasi
“Saya pernah mengalami, tapi bukan sebagai korban. Nama saya pernah dipakai dengan segudang alasan. Mungkin karena saya sudah punya pangkat tinggi, jadi korban ini percaya saja,” kata Aldo saat diskusi bersama Forum Wartawan Otomotif di Cipete, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Perwira polisi ini mengatakan kepada calon pembeli mobil bekas untuk tidak tergiur dengan harga murah yang ditawarkan penjual. Dia meminta untuk memastikan kendaraan itu benar-benar ada dan surat-surat tidak bemasalah.
“Biasanya masyarakat begitu melihat harganya beda sama yang harga aslinya, langsung buru-buru. Beda Rp10 sampai Rp20 juta tertarik,” ujar Aldo.
Lihat Juga :