Permintaan Tidak Semulus Tesla, VinFast Ganti Strategi Jualan Mobil Listrik di Pasar Amerika
Senin, 21 Agustus 2023 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
Scott Fink, CEO Fink Automotive Group, yang menjual mobil VW dan Subaru mengaku masih ragu dengan reputasi VinFast. “Jika saya menjual mobil ke konsumen, tapi sulit untuk mendapat ganti misalnya ada fender yang rusak, maka konsumen akan marah,” katanya. Tantangan lain bagi VinFast, adalah untuk bersaing dengan merek-merek yang sudah sangat besar di Amerika. Termasuk GM, Ford, dan Hyundai.
“Apakah VinFast tetap ada dalam 5 tahun kedepan? Itu yang kami takutkan,” ujar Andrew DiFeo, pemilik diler Hyundai di Florida.
Baca Juga: Mobil Mogok Mendadak, Pelanggan VinFast Langsung Diberi Kompensasi Rp4,5 Juta
Beberapa diler mengatakan bahwa VinFast harus memperbesar profit margin atau cuan kepada diler untuk mengurangi risiko. Tapi, yang terpenting saat jualan di Amerika adalah memastikan garansi kendaraan.
Rhett Ricart, CEO Ricart Automotive Group di Columbus, Ohio, mengatakan selalu ada kesempatan untuk brand baru. “Dulu Toyota, Honda, dan Hyundai juga merintis di Amerika sampai sesukses sekarang. Selama produknya bagus, garansi bagus, konsumen Amerika akan beli,”kataRicart.
“Apakah VinFast tetap ada dalam 5 tahun kedepan? Itu yang kami takutkan,” ujar Andrew DiFeo, pemilik diler Hyundai di Florida.
Baca Juga: Mobil Mogok Mendadak, Pelanggan VinFast Langsung Diberi Kompensasi Rp4,5 Juta
Beberapa diler mengatakan bahwa VinFast harus memperbesar profit margin atau cuan kepada diler untuk mengurangi risiko. Tapi, yang terpenting saat jualan di Amerika adalah memastikan garansi kendaraan.
Rhett Ricart, CEO Ricart Automotive Group di Columbus, Ohio, mengatakan selalu ada kesempatan untuk brand baru. “Dulu Toyota, Honda, dan Hyundai juga merintis di Amerika sampai sesukses sekarang. Selama produknya bagus, garansi bagus, konsumen Amerika akan beli,”kataRicart.
(dan)
Lihat Juga :