Sewakan E-Bike, Beam Mobility Benamkan Teknologi Geofence Agar Tidak Dicuri
Selasa, 29 Agustus 2023 - 18:43 WIB
loading...
Beam Mobility benamkan teknologi geofence di armada mereka, dipastikan aman dari maling. Foto: Beam Mobility
A
A
A
JAKARTA - Banyak yang penasaran dengan sepeda listrik (e-bike) warna ungu yang parkir bebas di beberapa fasilitas publik milik Beam Mobility . Bagaimana kendaraan tersebut tetap aman dan tidak dicuri?
Ternyata, Beam Mobility menegaskan bahwa setiap armadanya telah dibekali dengan teknologi IoT yang disebut Geofence. Fungsinya, untuk memetakan seluruh kendaraan secara real-time. Dengan teknologi ini, perusahaan tak khawatir unitnya akan dicuri maling.
“Teknologi ini memungkinkan kami memonitor kondisi kendaraan secara real-time, serta secara otomatis dapat mendeteksi jika terdapat permasalahan pada kendaraan Beam, kata Senior Product Manager Beam Mobility Indonesia, Christofe Survian, Selasa (29/8).
Geofence, menurut Christofe, juga dapat mendeteksi apabila kendaraan perlu penggantian baterai.
“Bahkan, teknologi tersebut juga bisa memberi batasan untuk wilayah ataupun area yang bisa dilewati oleh setiap pengendara e-bike Beam," lanjutnya.
Sejauh ini di Indonesia Beam Mobility telah hadir di beberapa kota dan wilayah termasuk Bogor dan Bali, kawasan edukasi seperti Universitas Indonesia hingga kawasan pemukiman seperti di Bintaro, Jababeka, Alam Sutera, Jakarta Garden City, Citra Raya, Sedayu City, dan beberapa kawasan pemukiman lainnya.
![Sewakan E-Bike, Beam Mobility Benamkan Teknologi Geofence Agar Tidak Dicuri]()
Beam Mobility sendiri telah mengoperasikan layanan skuter dan sepeda elektrik secara ride-sharing di lebih dari 60 kota di Australia, Selandia Baru, Malaysia, Thailand, Korea, dan Turki, dengan seluruh armada memiliki kecepatan yang dibatasi maksimal 25km/jam.
Ternyata, Beam Mobility menegaskan bahwa setiap armadanya telah dibekali dengan teknologi IoT yang disebut Geofence. Fungsinya, untuk memetakan seluruh kendaraan secara real-time. Dengan teknologi ini, perusahaan tak khawatir unitnya akan dicuri maling.
“Teknologi ini memungkinkan kami memonitor kondisi kendaraan secara real-time, serta secara otomatis dapat mendeteksi jika terdapat permasalahan pada kendaraan Beam, kata Senior Product Manager Beam Mobility Indonesia, Christofe Survian, Selasa (29/8).
Geofence, menurut Christofe, juga dapat mendeteksi apabila kendaraan perlu penggantian baterai.
“Bahkan, teknologi tersebut juga bisa memberi batasan untuk wilayah ataupun area yang bisa dilewati oleh setiap pengendara e-bike Beam," lanjutnya.
Sejauh ini di Indonesia Beam Mobility telah hadir di beberapa kota dan wilayah termasuk Bogor dan Bali, kawasan edukasi seperti Universitas Indonesia hingga kawasan pemukiman seperti di Bintaro, Jababeka, Alam Sutera, Jakarta Garden City, Citra Raya, Sedayu City, dan beberapa kawasan pemukiman lainnya.

Beam Mobility sendiri telah mengoperasikan layanan skuter dan sepeda elektrik secara ride-sharing di lebih dari 60 kota di Australia, Selandia Baru, Malaysia, Thailand, Korea, dan Turki, dengan seluruh armada memiliki kecepatan yang dibatasi maksimal 25km/jam.
Lihat Juga :