Viral Video Julio Ekspor, Ini Masalah-masalah yang Akan Ditemui Pemilik Mobil Listrik

Rabu, 11 Oktober 2023 - 12:04 WIB
loading...
Viral Video Julio Ekspor,...
Pemilik mobil listrik harus mengetahui apa saja yang akan dihadapi setelah membeli mobil pertamanya. Foto: Wuling Indonesia
A A A
JAKARTA - Video TikTok yang diunggah oleh influencer Julio Ekspor jari sorotan warganet. Ini menyusul protesnya terkait harga ngecas mobil listrik Wuling Air ev di Shell Recharge SPBU Shell Antasari-1, Jakarta, terbilang mahal.

Dalam videonya, Julio berkeluh kesah bahwa biaya yang dibutuhkan untuk ngecas selama 30 menit adalah Rp85 ribu. “Namun, naiknya hanya 10 persen,” ungkapnya.

Menurut Julio, 10 persen baterai hanya bisa digunakan untuk melaju sejauh 25 km. “Sehingga lebih mahal dibandingkan bensin. Karena biaya full isi baterai ke 100 persen berarti butuh Rp850.000,” katanya.

Apa yang diungkapnya sebenarnya tidak salah. Pertama, tanggapan dari akun @ShellIndonesia menyebut bahwa untuk mendapatkan layanan gratis pengisian daya mobil listrik selama 30 menit di Shell Recharge, pelanggan harus membeli Paket Recharge seharga Rp85 ribu yang terdiri dari 2 buah produk kopi 250 ml dan 5 buah produk kue.

Kedua, walaupun fasilitas pengisian daya mobil listrik di Shell Recharge menggunakan teknologi DC (direct current/arus searah) dengan kapasitas 50 KwH atau fast charging, namun jumlah daya maksimal yang bisa diterima Wuling Air ev tipe Long Range hanyalah 6,6 kWh saja.

Viral Video Julio Ekspor, Ini Masalah-masalah yang Akan Ditemui Pemilik Mobil Listrik

Tentu saja, jika ingin ngecas lebih murah, Kevin Julio bisa memilih SPKLU milik Pertamina atau PLN yang hanya menghitung berdasarkan kWh tanpa harus membeli kopi dan kue.

Biaya yang dikenakan sendiri antara Rp1.650 per kWh sampai Rp2.475 per kWh. Artinya, untuk listrik yang memiliki kapasitas baterai 18 kWh seperti Wuling Air EV tipe Standard Range adalah Rp2.475 x 18 = Rp44.550 dengan jarak tempuh sekitar 200 km.

Terpaksa ngecas di SPKLU karena kehabisan baterai adalah sedikit dari “problem” yang akan dihadapi oleh mereka pemilik pertama mobil listrik. Ada beberapa hal lain yang nantinya harus diperhatikan baik yang bersifat teknis maupun non-teknis.

Berikut adalah beberapa masalah umum yang ditemui oleh pemilik mobil listrik:

1. Jarak tempuh yang terbatas

Ini adalah masalah yang paling umum ditemui oleh pemilik mobil listrik. Jarak tempuh mobil listrik masih lebih pendek daripada mobil berbahan bakar bensin, sehingga pemilik mobil listrik perlu lebih berhati-hati dalam merencanakan perjalanan. Sebelum berangkat, pemilik mobil listrik sudah harus menentukan rutenya hari itu untuk memastikan bahwa baterai yang digunakan masih cukup.

2. Waktu pengisian daya yang lama

Waktu pengisian daya mobil listrik juga masih lebih lama daripada mobil berbahan bakar bensin. Hal ini dapat menjadi masalah, terutama jika pemilik mobil listrik perlu mengisi daya dengan cepat. Apalagi, jika di SPKLU tersebut ada antrean.

3. Memilih SPKLU yang Tepat

Pemilik mobil listrik harus memahami daya maksimum yang bisa diterima mobil listrik miliknya. Wuling Air ev tipe Long Range yang punya daya maksimal 6,6 kWh tidak perlu memilih SPKLU fast charging dengan 50 kWh. Bisa memilih SPKLU Pertamina atau PLN yang lebih murah.

4. Biaya perbaikan yang mahal

Biaya perbaikan mobil listrik juga bisa lebih mahal daripada mobil berbahan bakar bensin. Hal ini karena mobil listrik memiliki komponen yang lebih kompleks.

5. Keterbatasan stasiun pengisian daya

Jumlah stasiun pengisian daya mobil listrik masih terbatas, terutama di luar kota. Hal ini dapat menjadi masalah, terutama jika pemilik mobil listrik perlu mengisi daya di tempat yang jauh dari rumah.

Baca Juga: Protes Ngecas Wuling Air ev Rp85 Ribu hanya 10 Persen, Influencer Julio Ekspor Jadi Sorotan

6. Range anxiety

Range anxiety adalah perasaan cemas atau khawatir bahwa mobil listrik tidak akan memiliki cukup daya untuk mencapai tujuannya. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk jarak tempuh mobil, kondisi cuaca, dan ketersediaan stasiun pengisian daya.

Range anxiety dapat menjadi masalah bagi pemilik mobil listrik, karena dapat membatasi penggunaan mobil dan mengurangi kenyamananberkendara.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Berita Terkini
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Infografis
Bisa Digeber 400 Km/Jam,...
Bisa Digeber 400 Km/Jam, Ini 5 Mobil Listrik Tercepat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved