Psikolog Ini Beberkan Cara Elon Musk Deteksi Kebohongan saat Wawancara Kerja

Minggu, 10 Maret 2024 - 20:19 WIB
loading...
Psikolog Ini Beberkan...
Elon Musk Bos besar Tesla. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Seorang perekrut senior berbagi pemikirannya tentang pertanyaan yang diajukan Elon Musk dalam setiap wawancara kerja untuk mendeteksi pembohong.



Menurut Ron Friedman, seorang psikolog sosial pemenang penghargaan dan penulis The Best Place to Work, 81 persen orang berbohong selama wawancara. Tapi, CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk bakal ajukan satu pertanyaan untuk menangkap kebohongan itu.

“Masalah apa yang paling sulit yang kamu hadapi dan bagaimana kamu menyelesaikannya?” Satu pertanyaan itu yang bakal diajukan Elon Musk untuk mendeteksi kebohongan kandidat pekerja.

Berbicara di KTT Pemerintah Dunia di Dubai, Musk mengatakan bahwa pertanyaan sangat penting itu mengungkapkan peran seorang pelamar dalam sebuah proyek atau perusahaan.

Dari pertanyaan ini, Musk mengatakan dia dapat mengetahui apakah kandidat benar-benar orang yang memiliki kompetensi dan menemukan solusi untuk masalah dengan hanya menjadi anggota dalam tim yang melakukannya.

“Orang-orang (yang) benar-benar menyelesaikan masalah, mereka tahu persis bagaimana mereka menyelesaikannya. Mereka tahu detail kecilnya,” Musk menjelaskan dalam laman CNBC Make It.

“Para kandidat ini dapat berbicara secara mendalam tentang perjuangan yang mereka hadapi dan strategi yang mereka gunakan. Kandidat hebat dapat menjawab pertanyaan ini pada beberapa tingkatan,” ucap Musk.

Sebaliknya, lanjut Musk, mereka yang berpura-pura bahwa mereka adalah pemecah masalah dapat mungkin naik satu tingkat dan kemudian mereka terjebak.

Ketika kandidat tidak dapat berbicara panjang lebar, dia tahu mereka tidak benar-benar orang yang mengerjakan tantangan. “Siapa pun yang berjuang keras dengan masalah tidak pernah melupakannya,” kata Musk.

Menurut Ahli Pelatih Wawancara, Barry Drexler, sebagai kandidat penting untuk diingat bahwa kamu tidak akan memenuhi setiap persyaratan yang tercantum pada uraian pekerjaan, dan itu tidak apa-apa.

Jujurlah tentang kekuranganmu ketika ditanya secara eksplisit, tetapi berikan jawaban positifmu. Jika interviewer bertanya tentang keterampilan yang kurang kamu kuasai, jelaskan apa yang kamu ketahui tentang keterampilan itu. Berikan contoh keterampilan serupa yang kamu miliki dan ungkapkan keinginan untuk belajar.

Misalnya, jika pewawancara bertanya apakah kamu memiliki pengalaman manajerial?

Respons yang baik adalah: “Saya tidak memiliki pengalaman manajerial, tetapi saya diizinkan untuk memimpin berbagai proyek di mana saya mendelegasikan tugas kepada rekan kerja lain dan menerima hasil yang ditentukan. Jika saya dapat memperoleh hasil yang ditentukan ini maka saya yakin saya dapat secara efektif mengelola tim di sini dan bersedia belajar dari mereka yang berada di atas saya.”

“Selalu sejujur mungkin ketika mendiskusikan area di mana kamu tidak sepenuhnya memenuhi syarat. Dan pastikan untuk mengubahnya dari apa yang tidak kamu ketahui ke apa yang kamu tahu,” kata Drexler.

Pertanyaan tentang masalah dan kegagalan pelamar dapat membantu mendeteksi pembohong dan mengetahui apakah pelamar cocok untuk posisi yang dilamar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
Elon Musk Minta Dalang...
Elon Musk Minta Dalang Pengrusakan Dealer Tesla Ditangkap, Sebut Aksi Protes Sebagai Terorisme Domestik Skala Luas!
Protes Anti-Elon Musk...
Protes Anti-Elon Musk Mengguncang Dealer Tesla di Seluruh Dunia!
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Elon Musk Izinkan Tesla...
Elon Musk Izinkan Tesla Dijual di Arab Saudi
Cara Nyetir Mobil di...
Cara Nyetir Mobil di Jalan Beton saat Mudik Lebaran
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
Rekomendasi
Siapa Sultan Hassanal...
Siapa Sultan Hassanal Bolkiah? Raja Brunei yang Punya Koleksi Ribuan Mobil
Pemain Timnas Indonesia...
Pemain Timnas Indonesia U-17 Diminta Tidak Terintimidasi Reputasi Korea Selatan
OpenAI: Pengguna ChatGPT...
OpenAI: Pengguna ChatGPT Hasilkan Lebih dari 700 Juta Gambar dalam Sepekan
Pemakaman Ray Sahetapy...
Pemakaman Ray Sahetapy Diselimuti Suasana Haru, Tangis Keluarga Tak Terbendung
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia di Taipei Open 2025, Debut Apriyani/Febi dan Verrell/Lisa
Sinopsis Sinetron Preman...
Sinopsis Sinetron Preman Pensiun 9 Eps 35: Saatnya Perang Dimulai Kembali
Berita Terkini
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
55 menit yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
1 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
3 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
3 jam yang lalu
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
5 jam yang lalu
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
7 jam yang lalu
Infografis
3 Ruas Tol Fungsional...
3 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2025
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved