DPRD DKI Usulkan Aturan Pembatasan Usia Kendaraan, Pemilik Mobil Tua Siap-siap Gigit Jari

Senin, 06 Mei 2024 - 09:43 WIB
loading...
DPRD DKI Usulkan Aturan...
Aturan pembatasan usia kendaraan nantinya tidak memperbolehkan mobil tua masuk ke wilayah DKI Jakarta. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - Penggemar mobil klasik ataupun “mobil tua” siap-siap gigit jari. Sebab, Komisi B DPRD DKI Jakarta mengusulkan adanya pembatasan usia kendaraan untuk mengatasi polusi udara dan kemacetan.

Mereka mengklaim, skenario tersebut terbukti berhasil di negara-negara besar sehingga populasi kendaraan tetap terjaga.

Saat ini pemerintah daerah DKI Jakarta memang sudah menerapkan sistem ganjil genap pada sejumlah ruas jalan. Hal ini untuk menekan volume kendaraan yang melintas dan mengurangi emisi.

Namun, hal tersebut dianggap tidak memberikan dampak besar. Sebab, masyarakat memilih untuk membeli dua mobil dengan nomor pelat ganjil dan genap.

Sehingga, beban yang ditanggung ruas jalan tersebut tetap sama dan polusi udara tetap terjadi.

Oleh sebab itu, Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Ismail meminta agar usulan pembatasan usia kendaraan benar-benar di kaji secara mendalam.

Menurutnya, ini bisa menjadi opsi lain dari pembatasan kendaraan pribadi sesuai Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

“Sebenarnya opsi lainnya bisa dipilih pembatasan usia kendaraan yang boleh berlalu lalang di Jakarta. Toh, kebijakan itu ujung-ujungnya mengurangi jumlah kendaraan yang beredar berdasarkan usia kendaraan. Nanti puncaknya juga adalah mengurangi emisi kendaraan,” kata Ismail seperti dikutip dalam keterangan resmi.

Salah satu negara yang telah menerapkan aturan pembatasan usia kendaraan adalah Singapura. Ini diatur melalui Certificate of Entitlement (COE) yang menunjukkan kepemilikan kendaraan dan batas waktu penggunaannya selama 10 tahun.

Kendati begitu, peraturan ini masih membutuhkan kajian mendalam dan diskusi dengan berbagai pihak. Tujuannya adalah agar tepat sasaran dan tidak memberikan dampak besar pada beberapa sektor lain.

“Jadi ini harus imbang, antara satu sisi kita ingin ciptakan lingkungan yang baik, tapi sisi yang lain bagaimana ini tidak menimbulkan satu potensi berkurangnya PAD (Pendapatan Asli Daerah),” tutur Ismail.

Baca Juga: Polisi Kota Ini Mulai Menyita Mobil-mobil Tua dengan Umur Lebih 15 Tahun

Sebagai informasi, saat ini salah satu penyumbang PAD tertinggi di Jakarta adalah pajak kendaraan bermotor.

Apabila aturan pembatasan usia berlaku, maka berpengaruh pada pendapatan daerah Jakarta.

Meski demikian, Ismail menyadari tujuan dari pembatasan kendaraan pribadi yaitu agar terciptanya satu lingkungan yang lebih baik. Terutama untuk kondisi udaradankemacetan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
36 Jam di Bawah Langit...
36 Jam di Bawah Langit Lido: Ketika Ratusan Mobil Legendaris Berkemah di Festival Otomotif Asia Pertama
Plus Minus Wacana Pembatasan...
Plus Minus Wacana Pembatasan Usia Kendaraan di DKI Jakarta
Unik, Tim Garage 54...
Unik, Tim Garage 54 Rusia Rombak Sedan Tua Jadi Mobil Off-Road
Kendaraan Tua Bakal...
Kendaraan Tua Bakal Dilarang Masuk Jakarta, Benarkah?
Razia Uji Emisi di Jakarta...
Razia Uji Emisi di Jakarta Berlaku Hari Ini, Cek Lokasinya
Kabar Gembira, Bea Balik...
Kabar Gembira, Bea Balik Nama Kendaraan Bekas di Jakarta Gratis
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Rekomendasi
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Daftar 25 Pemain Timnas...
Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan Malaysia
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Infografis
Tamiya Siap Memproduksi...
Tamiya Siap Memproduksi Mobil Sungguhan Bertenaga Listrik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved