Kecelakaan Fortuner di Tol MBZ: Pengamat Beberkan Risiko Menyalip dari Lajur Darurat
Jum'at, 10 Mei 2024 - 17:54 WIB
loading...
A
A
A
Dampak dari dorongan angin samping dan perbedaan kontur jalan yang memang bukan untuk kecepatan tinggi menurut Gerry membuat mobil mudah hilang kendali dan traksi.
Baca Juga: Anggota Polisi Pengemudi Fortuner yang Tabrak Elf di Tol MBZ Diberi Sanksi Ganti Rugi
Alasan kedua, di tol layang MBZ ukuran jalur darurat sangat sempit. “Tidak sampai 3 meter, karena hanya menjadi area pembatas jalan utama dan pelindung. Jadi, sangat berbahaya untuk menyalip dari kiri,” ungkapnya.
Lalu, dalam kondisi apa diperbolehkan untuk menggunakan jalur darurat? Gerry menyebut ada 2 kondisi.
Pertama, ketika di kedua jalur utama ada kecelakaan atau mobil yang mogok. “Baru boleh memakai jalur darurat,” ungkapnya. Kedua, jika kendaraan pengemudi ada kendala. Misalnya pecah ban atau kendala lain. “Maka bisa memanfaatkan jalur darurat supaya tidak mengganggu pengguna jalan yang lain,”iamenambahkan.
Baca Juga: Anggota Polisi Pengemudi Fortuner yang Tabrak Elf di Tol MBZ Diberi Sanksi Ganti Rugi
Alasan kedua, di tol layang MBZ ukuran jalur darurat sangat sempit. “Tidak sampai 3 meter, karena hanya menjadi area pembatas jalan utama dan pelindung. Jadi, sangat berbahaya untuk menyalip dari kiri,” ungkapnya.
Lalu, dalam kondisi apa diperbolehkan untuk menggunakan jalur darurat? Gerry menyebut ada 2 kondisi.
Pertama, ketika di kedua jalur utama ada kecelakaan atau mobil yang mogok. “Baru boleh memakai jalur darurat,” ungkapnya. Kedua, jika kendaraan pengemudi ada kendala. Misalnya pecah ban atau kendala lain. “Maka bisa memanfaatkan jalur darurat supaya tidak mengganggu pengguna jalan yang lain,”iamenambahkan.
(dan)
Lihat Juga :