Hyundai: Kami Dukung Insentif Mobil Hybrid, Asal…

Jum'at, 21 Juni 2024 - 09:31 WIB
loading...
Hyundai: Kami Dukung...
Hyundai mendukung pemberian insentif untuk mobil hybrid, asalkan aturannya jelas dan tidak merugikan produsen mobil listrik murni. Foto: HMID
A A A
JAKARTA - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyatakan dukungannya terhadap wacana pemerintah untuk memberikan insentif bagi mobil hybrid. Namun, mereka menekankan pentingnya aturan yang jelas dan transparan agar tidak merugikan produsen mobil listrik murni.

Kepastian Regulasi Jadi Kunci

Chief Operating Officer (COO) PT HMID, Franciscus Soerjopranoto, mengungkapkan bahwa calon konsumen saat ini membutuhkan kepastian regulasi terkait insentif kendaraan listrik. Ketidakjelasan ini menyebabkan konsumen menunda pembelian, yang berdampak pada penurunan angka penjualan di awal tahun.

“Kalau memang ada peraturan payung hukumnya, Perpres Nomor 55 Tahun 2019 yang diperbarui 79 Tahun 2023, itu harusnya secepatnya ada turunannya, apakah itu mobil listrik CKD, mobil listrik CBU, atau hybrid, sehingga kondisinya gak wait and see," ujar Frans saat berkunjung ke Gedung iNews Tower, Jakarta Pusat.

Pelajaran dari Kesuksesan LCGC

Frans menjelaskan bahwa industri otomotif Indonesia pernah mengalami peningkatan signifikan ketika pemerintah mengeluarkan aturan Low Cost Green Car (LCGC). Aturan ini berhasil menarik minat masyarakat untuk membeli kendaraan, sehingga angka penjualan meningkat pesat.

Menurutnya, regulasi kendaraan listrik bisa menjadi momentum serupa seperti LCGC, asalkan turunannya jelas dan memberikan pilihan bagi produsen untuk memasarkan berbagai jenis kendaraan listrik, termasuk mobil hybrid dan mobil listrik murni.

Baca Juga: Hyundai: Pasar Otomotif 2024 Tidak Sedang Baik-baik Saja

Harapan Hyundai terhadap Regulasi Kendaraan Listrik

Hyundai berharap regulasi kendaraan listrik yang dikeluarkan pemerintah dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif dan meningkatkan penjualan mobil listrik di Indonesia. Namun, mereka menekankan pentingnya aturan yang adil dan tidak merugikan produsen mobil listrik murni.

"Jadi harapan kita sebetulnya, kita bisa mendorong industri ini supaya bisa lebih baik lagi. Menurut saya, Perpres yang dibuat pemerintah harusnya menjadi momentum seperti LCGC. Perpres itu ada bisa buat market naik jadi 1 juta. Tapi kan Perpres ini bukannya naik malah stagnan, malah cenderung menurun,"tuturFrans.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Rekomendasi
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Berita Terkini
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved