Ditolak AS dan Eropa, Mobil Listrik China Berharap Banyak dengan Asia Tenggara
Minggu, 30 Juni 2024 - 21:11 WIB
loading...
China andalkan Asia Tenggara untuk penjualan mobil listrik China. FOTO/ DAILY
A
A
A
JAKARTA - Produsen kendaraan listrik (EV) China kini memperluas pasar mereka di kawasan Asia Tenggara setelah pasar di negara-negara Barat seperti Eropa dan Amerika Serikat memberlakukan tarif tinggi terhadap mereka.
BACA JUGA - Toyota dan Suzuki Bergabung Bikin Mobil EV Komersial
Produsen kendaraan listrik China kini siap melakukan penetrasi lebih jauh ke Asia Tenggara, yang nilai pasar mobilnya mendekati USD100 miliar.
Sebagian besar pengemudi di Asia Tenggara memiliki anggaran yang lebih rendah dan upaya menarik mereka pasti akan memicu perang harga di kalangan produsen mobil, kata para analis otomotif.
Pada bulan Mei, AS mengenakan tarif 100 persen pada kendaraan listrik yang diimpor dari China, pemimpin dunia dalam produksi dan penjualan kendaraan listrik.
Produsen kendaraan listrik China adalah perusahaan daratan terbaru yang memiliki akses terbatas ke pasar konsumen terbesar di dunia di tengah meluasnya perang dagang AS-China yang telah melibatkan industri mulai dari teknologi hingga panel surya.
BACA JUGA - Toyota dan Suzuki Bergabung Bikin Mobil EV Komersial
Produsen kendaraan listrik China kini siap melakukan penetrasi lebih jauh ke Asia Tenggara, yang nilai pasar mobilnya mendekati USD100 miliar.
Sebagian besar pengemudi di Asia Tenggara memiliki anggaran yang lebih rendah dan upaya menarik mereka pasti akan memicu perang harga di kalangan produsen mobil, kata para analis otomotif.
Pada bulan Mei, AS mengenakan tarif 100 persen pada kendaraan listrik yang diimpor dari China, pemimpin dunia dalam produksi dan penjualan kendaraan listrik.
Produsen kendaraan listrik China adalah perusahaan daratan terbaru yang memiliki akses terbatas ke pasar konsumen terbesar di dunia di tengah meluasnya perang dagang AS-China yang telah melibatkan industri mulai dari teknologi hingga panel surya.
Lihat Juga :