Korsel Sebut Kasus Mobil Listrik Meledak Teror Negaranya

Jum'at, 09 Agustus 2024 - 19:12 WIB
loading...
Korsel Sebut Kasus Mobil...
Mobil Listrik Meledak . FOTO/ DAILY
A A A
SEOUL - Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan mengumumkanberencana mengadakan pertemuan minggu depan untuk membahas kebakaran yang melibatkan kendaraan listrik (EV).

BACA JUGA - Kendaraan Listrik Akan Memicu Krisis Air di Seluruh Dunia

Kebakaran mobil listrik ini yang menyebabkan kerusakan parah, serta menyusun langkah-langkah pencegahan untuk mencegah insiden serupa terjadi lagi.

Pertemuan pada Senin ini juga akan melibatkan Kementerian Pertanahan dan Perindustrian serta lembaga pemerintah lainnya seperti Badan Pemadam Kebakaran Nasional.

Pemerintah diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah komprehensif terhadap kebakaran kendaraan listrik dalam waktu dekat.

Langkah ini menyusul kekhawatiran para analis yang menyarankan agar pihak berwenang dan industri kendaraan listrik mencari cara untuk meredakan kekhawatiran masyarakat mengenai keselamatan, di tengah penurunan penjualan di sektor tersebut.

Surat kabar Chosun Ilbo melaporkan bahwa Korea Selatan berencana mewajibkan produsen kendaraan listrik untuk mengungkapkan merek baterai yang digunakan pada kendaraan mereka.

Saat ini, produsen kendaraan di Korea Selatan diharuskan memberikan informasi tertentu tentang kendaraan seperti efisiensi bahan bakar, namun hanya sedikit rincian tentang baterai dan tidak diharuskan menyebutkan nama produsen baterai.

Laporan media juga menyebutkan bahwa pekan lalu, sebuah sedan listrik Mercedes-Benz dengan baterai buatan perusahaan China Farasis Energy terbakar di garasi bawah tanah sebuah apartemen di Incheon, Korea Selatan.

Api membutuhkan waktu lebih dari delapan jam untuk dipadamkan dan menyebabkan kerusakan pada sekitar 140 mobil, sementara 23 orang dirawat di rumah sakit.

Mercedes-Benz Korea menyatakan bahwa mereka menanggapi kejadian ini dengan serius dan berencana bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

Namun Farasis belum mengomentari insiden tersebut.

Menurut laporan dari Metropolitan Fire & Disaster Headquarters, sumber listrik menyebabkan 53 persen kebakaran mobil di garasi bawah tanah.

“Serangkaian kebakaran kendaraan listrik yang terjadi di tempat parkir bawah tanah telah dikaitkan dengan meningkatnya ketidakpercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik,” kata analis di Samsung Securities, Esther Yim.

Dia juga menyerukan industri untuk mengambil langkah-langkah untuk meyakinkan konsumen.

Bulan lalu, Hyundai Motor mengumumkan bahwa mereka akan memperluas lini kendaraan hybridnya karena penurunan permintaan kendaraan listrik secara global.

Sementara itu, pembuat baterai LG Energy Solution telah memangkas target penjualan tahunannya karena penurunan permintaan kendaraan listrik secara global.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved