Begini Dampak BBM dengan Sulfur Tinggi Seperti Pertamax dan Pertalite Terhadap Mesin Mobil

Jum'at, 29 November 2024 - 10:49 WIB
loading...
Begini Dampak BBM dengan...
Jika memungkinkan, pilih Pertamax Turbo atau BBM dengan standar Euro 4 yang memiliki kadar sulfur lebih rendah. Foto: Pertamina
A A A
CIBINONG - Video viral menyebut sejumlah mobil mengalami masalah di fuel pump atau pompa bahan bakar setelah mengisi Pertamax di SPBU di kawasan Cibinong.

Dari hasil investigasi Pertamina, disebutkan bahwa penyebabnya memang bukan Pertamax. Ahli Konversi Energi Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) Tri Yuswidjajanto Zaenuri mengakui bahwa dari hasil pemeriksaan ditemukan endapan di dalam bahan bakarnya.

Endapan tersebut yang menjadi penyebab utama mobil kehilangan tenaga karena menyumbat filter sebelum bahan bakar masuk ke dalam pompa. Mobil ngempos karena supply bahan bakar ke mesin tidak mencukupi.

Dari hasil metode EDS (Energy-Dispersive X-ray Spectroscopy), endapan tersebut tidak berasal dari bahan bakar Pertamax seperti yang diklaim.

Meski demikian, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin mengakui bahwa kandungan sulfur di Pertamax tinggi, yakni 400 ppm (parts per million) atau tak beda jauh dari Pertalite yang 500 ppm.

Kandungan sulfur yang tinggi memiliki dampak negatif terhadap mesin. Endapan sulfat membentuk kerak pada ruang bakar, katup, dan injektor, mengganggu pembakaran dan efisiensi mesin. “Juga membuat kendaraan menjadi tidak ramah lingkungan,” ujar Rachmat.

Berikut dampak BBM dengan sulfur tinggi seperti Pertamax dan Pertalite pada mobil:

1. Kerusakan Mesin:

Korosi: Sulfur dioksida (SO2) hasil pembakaran bereaksi dengan air di mesin membentuk asam sulfat yang korosif. Asam ini dapat merusak komponen logam seperti piston, silinder, ring piston, dan sistem pembuangan.

Kerak: Endapan sulfat dapat menumpuk dan membentuk kerak pada ruang bakar, katup, dan injektor, mengganggu proses pembakaran dan mengurangi efisiensi mesin.

2. Penurunan Performa Mesin:

Mesin tersendat/brebet: Kerak dan endapan pada injektor menghambat aliran bahan bakar, menyebabkan mesin tersendat, kehilangan tenaga, dan sulit dihidupkan.

Boros bahan bakar: Pembakaran yang tidak efisien akibat kerak membuat konsumsi BBM meningkat.

Emisi gas buang meningkat: Kerusakan catalytic converter menyebabkan emisi gas buang berbahaya seperti karbon monoksida (CO), nitrogen oksida (NOx), dan hidrokarbon (HC) meningkat, mencemari lingkungan.


3. Kerusakan Komponen Lain:

Filter bahan bakar: Endapan sulfat dapat menyumbat filter bahan bakar, mengurangi aliran BBM dan mempercepat kerusakan filter.
Pompa bahan bakar: Korosi akibat asam sulfat dapat merusak pompa bahan bakar, mengurangi tekanan BBM dan mempengaruhi kinerja mesin.

Oli mesin: Sulfur dapat bereaksi dengan aditif dalam oli mesin, menurunkan kualitas pelumasan dan mempercepatkerusakanoli.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Dituding Oplos...
Pertamina Dituding Oplos BBM, 5 Kerusakan Ini Bakal Terjadi pada Kendaraan Anda
Benarkah Pertamax Bikin...
Benarkah Pertamax Bikin Motor Mogok? Honda Ngaku Belum Terima Laporan
6 Faktor yang Menyebabkan...
6 Faktor yang Menyebabkan Endapan di Filter Bensin Mobil
BBM Pertamax Diduga...
BBM Pertamax Diduga Bikin Mobil Rusak, Seperti Apa Fakta Sebenarnya?
Selain Pertalite, Pertamax...
Selain Pertalite, Pertamax Juga BBM Kotor? Dampaknya pada Kendaraan dan Lingkungan Bikin Khawatir!
Wajib Tahu, Begini Spesifikasi...
Wajib Tahu, Begini Spesifikasi BBM Pertamax Green 92 yang Bakal Gantikan Pertalite
Update Harga BBM per...
Update Harga BBM per 1 September 2023, Wah Pertamax Naik!
Breaking News! Kejagung...
Breaking News! Kejagung Pastikan Produk Pertamina Sesuai Standar: Masyarakat Jangan Khawatir
Lemigas Uji Sampel Pertamax,...
Lemigas Uji Sampel Pertamax, Pertalite dan Shell Super
Rekomendasi
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
Satu Korban Jiwa Akibat...
Satu Korban Jiwa Akibat Longsor, Wisata Gunung Arjuno Ditutup Sementara
Pemudik Motor Padati...
Pemudik Motor Padati Pantura Cirebon Pagi Ini, Lalin Masih Lancar
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
Berita Terkini
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
12 menit yang lalu
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
8 jam yang lalu
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
9 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
11 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
13 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
15 jam yang lalu
Infografis
Turunkan Kolesterol...
Turunkan Kolesterol dan Tekanan Darah Tinggi dengan Teh
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved