Mobil Terbang Bakal Jadi Transportasi Masa Depan
Kamis, 03 September 2020 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
“Pasar mobil terbang mungkin awalnya hanya akan dinilai sebagai moda transportasi tambahan, sama seperti helikopter,” ujar Rajeev Lalwani, pemerhati dari Morgan Stanley. “Mobil terbang lalu akan bertransformasi menjadi transportasi murah dan cepat untuk perjalanan jarak dekat atau menengah,” tambahnya.
Meski ada lebih dari 100 proyek mobil terbang di dunia, termasuk yang dikembangkan Boeing Co., Airbus SE, dan Uber Technologies Inc., mobil terbang buatan Sky Drive unik karena desainnya sangat kecil dan tampak lebih praktis. Mobil yang dilengkapi dua kursi dan sepasang propeller di empat sudut itu juga dapat menggunakan energi listrik.
Sebagian orang tetap skeptis dengan penggunaan mobil terbang sebagai alat transportasi. Meski demikian, pemerintah Jepang berjanji untuk membantu memasarkan mobil terbang buatan Jepang pada 2023. Pengembangan mobil terbang sendiri dimaksudkan untuk mengurai kemacetan dan menjangkau wilayah pedalaman yang sulit dijangkau kendaraan darat. (Baca juga: Pesawat Tempur Su-57 Akan Dapat 'Jubah Gaib')
Sky Drive telah melakukan riset sejak 2014 dan resmi berdiri pada 2018. SD-03 buatan mereka memiliki tinggi 1,5 meter, panjang 4 meter, dan lebar 3,5 meter. Mobil itu dapat terbang dengan kecepatan 100 kilometer per jam dan jarak tempuh hingga beberapa puluh kilometer. Proyek itu menarik lebih dari 100 sponsor, mulai dari NEC Corp., Panasonic Corp., hingga Yazaki Corp.
“Kami berharap mobil terbang ini dapat beroperasi di Tokyo dan Osaka pada 2023,” kata Tomohiro. “Saat ini, kami perlu memperoleh izin penerbangan komersial dan memastikan keamanan dan keselamatan kendaraan. Itu merupakan dua tantangan terbesar yang dihadapi seluruh pengembang mobil terbang di dunia,” tambahnya.
Meski ada lebih dari 100 proyek mobil terbang di dunia, termasuk yang dikembangkan Boeing Co., Airbus SE, dan Uber Technologies Inc., mobil terbang buatan Sky Drive unik karena desainnya sangat kecil dan tampak lebih praktis. Mobil yang dilengkapi dua kursi dan sepasang propeller di empat sudut itu juga dapat menggunakan energi listrik.
Sebagian orang tetap skeptis dengan penggunaan mobil terbang sebagai alat transportasi. Meski demikian, pemerintah Jepang berjanji untuk membantu memasarkan mobil terbang buatan Jepang pada 2023. Pengembangan mobil terbang sendiri dimaksudkan untuk mengurai kemacetan dan menjangkau wilayah pedalaman yang sulit dijangkau kendaraan darat. (Baca juga: Pesawat Tempur Su-57 Akan Dapat 'Jubah Gaib')
Sky Drive telah melakukan riset sejak 2014 dan resmi berdiri pada 2018. SD-03 buatan mereka memiliki tinggi 1,5 meter, panjang 4 meter, dan lebar 3,5 meter. Mobil itu dapat terbang dengan kecepatan 100 kilometer per jam dan jarak tempuh hingga beberapa puluh kilometer. Proyek itu menarik lebih dari 100 sponsor, mulai dari NEC Corp., Panasonic Corp., hingga Yazaki Corp.
“Kami berharap mobil terbang ini dapat beroperasi di Tokyo dan Osaka pada 2023,” kata Tomohiro. “Saat ini, kami perlu memperoleh izin penerbangan komersial dan memastikan keamanan dan keselamatan kendaraan. Itu merupakan dua tantangan terbesar yang dihadapi seluruh pengembang mobil terbang di dunia,” tambahnya.
Lihat Juga :