Dibantu China, Nissan Bakal Balik ke Rusia

Senin, 21 April 2025 - 23:33 WIB
loading...
Dibantu China, Nissan...
Nissan Bakal Balik ke Rusia. FOTO/ DOK NMC
A A A
LONDON - Setelah dikenakan sanksi internasional karena menginvasi Ukraina pada tahun 2022, sebagian besar produsen kendaraan, terutama dari Barat, telah bertindak dengan menarik diri dari Rusia.

BACA JUGA - Suzuki Pede Tak Terganggu Gempuran Mobil China

Sebuah langkah yang konon akan merugikan Rusia tetapi di saat yang sama menguntungkan China, yang cerdas dalam mencari peluang untuk menjelajahi pasar baru.

Penarikan diri produsen otomotif Barat membuka peluang bagi China untuk mengimpor produk otomotif mereka. Bayangkan pasar besar dengan daya permintaan lebih besar daripada produksi. Sungguh beruntung, bosku. Tawarkan spesifikasi apa pun yang valid dan jual dengan keras.

Menariknya, karena China memiliki JV atau kolaborasi dengan perusahaan Barat, mereka sekarang memiliki kesempatan untuk memasarkan kendaraan yang tidak boleh diekspor ke Rusia. Contoh terbaik adalah Nissan Patrol yang juga dikenal sebagai Nissan Armada di AS.

Nissan telah menarik diri dari pasar Rusia tetapi Nissan Patrol baru ini akan ditawarkan oleh Otting (apa namanya), sebuah perusahaan yang belum pernah kita dengar tetapi merupakan cabang dari Sinomach Automotive.

Untuk saat ini, Otting telah memesan SUV Paladin yang merupakan versi upgrade dari Nissan Terra. Model lain yang dipasarkan adalah truk pikap yang disebut Palasso. Ini adalah Dong Feng Rich 6 yang berganti nama.

Kedua model tersebut diproduksi di China melalui Zhengzhou Nissan, perusahaan patungan antara Dongfeng dan Nissan sendiri.

Dikatakan bahwa Barat ingin melumpuhkan ekonomi Rusia tetapi pada akhirnya, lihat saja siapa yang diuntungkan pada akhirnya. Ini memang dunia di mana orang pintar memakan orang yang tidak begitu pintar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved