China Memperketat Aturan Baterai Kendaraan Listrik untuk Kurangi Risiko Kebakaran
Senin, 28 April 2025 - 14:18 WIB
loading...
China Memperketat Aturan Baterai Kendaraan Listrik. FOTO/ SCMP
A
A
A
BEIJING - China akan memperketat regulasi untuk baterai kendaraan listrik (EV) dengan serangkaian standar teknis baru yang diperkenalkan dengan tujuan mengurangi risiko kebakaran atau ledakan, Car News China melaporkan.
BACA JUGA - Banyak Mobil Listrik Terbakar, Baterai Lithium yang Tahan Api Diciptakan
Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok mengumumkan standar keselamatan nasional wajib, bernama Persyaratan Keselamatan GB38031-2025 untuk Baterai Tenaga Kendaraan Listrik yang akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026.
Peraturan baru tersebut menetapkan pengujian wajib yang lebih ketat, termasuk bagi produsen untuk memastikan bahwa baterai tidak terbakar atau meledak dalam jangka waktu tertentu selama pengujian, sehingga mengurangi risiko bagi pengemudi, penumpang, dan properti di sekitar dari fenomena 'thermal runaway', yang merupakan penyebab paling umum kebakaran baterai.
Peraturan baru tersebut menetapkan pengujian wajib yang lebih ketat, termasuk persyaratan bagi produsen untuk memastikan bahwa baterai tidak terbakar atau meledak dalam jangka waktu tertentu selama pengujian, sehingga mengurangi risiko bagi pengemudi, penumpang, dan properti di sekitar dari fenomena 'thermal runaway', penyebab paling umum kebakaran baterai.
BACA JUGA - Banyak Mobil Listrik Terbakar, Baterai Lithium yang Tahan Api Diciptakan
Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok mengumumkan standar keselamatan nasional wajib, bernama Persyaratan Keselamatan GB38031-2025 untuk Baterai Tenaga Kendaraan Listrik yang akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026.
Peraturan baru tersebut menetapkan pengujian wajib yang lebih ketat, termasuk bagi produsen untuk memastikan bahwa baterai tidak terbakar atau meledak dalam jangka waktu tertentu selama pengujian, sehingga mengurangi risiko bagi pengemudi, penumpang, dan properti di sekitar dari fenomena 'thermal runaway', yang merupakan penyebab paling umum kebakaran baterai.
Peraturan baru tersebut menetapkan pengujian wajib yang lebih ketat, termasuk persyaratan bagi produsen untuk memastikan bahwa baterai tidak terbakar atau meledak dalam jangka waktu tertentu selama pengujian, sehingga mengurangi risiko bagi pengemudi, penumpang, dan properti di sekitar dari fenomena 'thermal runaway', penyebab paling umum kebakaran baterai.
Lihat Juga :