Toyota Bantah Rumor Akuisisi, Neta Auto Terancam Bangkrut?

Sabtu, 17 Mei 2025 - 13:56 WIB
loading...
Toyota Bantah Rumor...
Dealer Neta di Indonesia tetap beroperasi dan berjualan seperti biasa. Foto: Neta Indonesia
A A A
JAKARTA - Produsen kendaraan listrik (EV) asal Tiongkok, Neta Auto, berada di ambang kebangkrutan setelah berbulan-bulan mengalami gejolak finansial dan upaya penyelamatan yang gagal, dengan spekulasi mengenai potensi pengambilalihan oleh Toyota kini secara tegas dibantah.

Neta, yang didirikan pada tahun 2014 oleh Hozon New Energy Auto, telah menghadapi krisis keuangan sejak pertengahan tahun 2024, yang mengakibatkan penghentian produksi, pemutusan hubungan kerja karyawan, dan upaya keras mencari investasi eksternal.

Pada Februari 2025, rencana pendanaan putaran E senilai hingga 4,5 miliar yuan gagal ketika investor utama, yang didukung oleh dana dari negara anggota BRICS, menarik diri setelah persyaratan kunci – dimulainya kembali produksi dan investasi yang sesuai – tidak terpenuhi.

Pabrik Neta di Tongxiang sempat dibuka kembali sebentar pada Januari, namun kekurangan suku cadang menghalangi dimulainya kembali produksi, menggagalkan kesepakatan dan semakin mengikis kepercayaan investor.

Valuasi Neta telah anjlok sebesar 80% sejak tahun 2023, dengan proposal kepemilikan 50% pada awal tahun 2025 hanya menilai perusahaan tersebut sebesar 6 miliar yuan.

Investor awal utama, termasuk 360 Security Technology, telah menarik dukungan mereka, dan Neta telah mengakumulasikan kerugian selama tiga tahun sebesar 18,3 miliar yuan serta berutang kepada pemasok sebesar 6 miliar yuan.

Menurut laporan dari carnewschina.com, divisi Toyota di China telah membantah keras segala rencana akuisisi, dengan menyatakan, “Kami belum pernah mendengar masalah ini.”

Baca Juga: Toyota Siap Akuisisi Neta untuk Memperkuat Pasar China

Tanpa adanya upaya penyelamatan yang terlihat, Neta menghadapi tantangan hukum dan finansial yang semakin meningkat, termasuk potensi denda di Thailand karena gagal memenuhi target produksi yang terkait dengan subsidi pemerintah.

Neta Auto juga beroperasi di Indonesia dan Malaysia. Di Indonesia, operasional Neta tetap berjalansepertibiasa.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Tengah Isu Finansial...
Di Tengah Isu Finansial Induknya, Neta Bertaruh Besar pada Suku Cadang di Indonesia
Pelajaran Pahit dari...
Pelajaran Pahit dari Insiden Mobil Listrik Terbakar: Mengenal Senjata Tersembunyi di Dasbor Anda
Gagal Penuhi Syarat,...
Gagal Penuhi Syarat, Neta Terancam Kembalikan Insentif Pemerintah Thailand
Perusaan Induk Neta...
Perusaan Induk Neta Terancam Bangkrut? Ini Masalah Utamanya
Neta di Ambang Bangkrut,...
Neta di Ambang Bangkrut, Pabrik Tutup, Karyawan Teriak Minta Gaji: Haruskah Konsumen di Indonesia Was-was?
Respons Neta Indonesia...
Respons Neta Indonesia Soal Pencopotan Paksa Logo dari Kantor Pusatnya
Meta Luncurkan Fitur...
Meta Luncurkan Fitur untuk Orangtua Bisa Mengontrol Anak Main Medsos
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Berita Terkini
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Perkuat Armada EV, MPMRent...
Perkuat Armada EV, MPMRent Gandeng Wuling Motors
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved