Jeritan Sopir Truk ODOL, KNKT: Takut Nyawa Melayang, Direm Hari Senin Berhentinya Hari Sabtu!
Senin, 02 Juni 2025 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
Fenomena ini, yang sering terjadi di luar pengawasan, secara brutal memeras uang jalan para sopir, merugikan mereka yang sudah hidup pas-pasan.
"Prioritas utama dalam penertiban truk kelebihan dimensi dan muatan adalah pemberantasan preman dan pungli. Hal ini sangat membebani transporter (pengusaha angkutan barang) dan pengemudi," ungkap Soerjanto dengan tegas.
Ia bahkan mengungkap angka yang mencengangkan: biaya pungli ini bisa mencapai total 15-35 persen dari ongkos angkut, tergantung daerah dan jenis barang yang diangkut. Sebuah "pajak jalanan" yang tanpa ampun mencekik pendapatan sopir dan pengusaha angkutan.
Baca Juga: Jalanan Tak Aman dari Monster ODOL? Polisi Luncurkan Operasi Senyap, Beri Waktu 30 Hari Sebelum Palu Tilang Menghantam!
Kini, KNKT menyerukan agar pemerintah tidak hanya fokus pada truknya, tetapi juga pada ekosistem di sekitarnya. Perang melawan truk ODOL harus sejalan dengan pemberantasan premanisme dan pungli yang merajalela.
Ini adalah sebuah pertarungan multi-dimensi yang membutuhkan komitmen luar biasa dari seluruh pemangku kepentingan. Akankah jeritan para sopir truk ini didengar dan direspons dengan tindakan nyata, demi jalanan yang lebih aman dan adilbagisemua?
"Prioritas utama dalam penertiban truk kelebihan dimensi dan muatan adalah pemberantasan preman dan pungli. Hal ini sangat membebani transporter (pengusaha angkutan barang) dan pengemudi," ungkap Soerjanto dengan tegas.
Ia bahkan mengungkap angka yang mencengangkan: biaya pungli ini bisa mencapai total 15-35 persen dari ongkos angkut, tergantung daerah dan jenis barang yang diangkut. Sebuah "pajak jalanan" yang tanpa ampun mencekik pendapatan sopir dan pengusaha angkutan.
Baca Juga: Jalanan Tak Aman dari Monster ODOL? Polisi Luncurkan Operasi Senyap, Beri Waktu 30 Hari Sebelum Palu Tilang Menghantam!
Kini, KNKT menyerukan agar pemerintah tidak hanya fokus pada truknya, tetapi juga pada ekosistem di sekitarnya. Perang melawan truk ODOL harus sejalan dengan pemberantasan premanisme dan pungli yang merajalela.
Ini adalah sebuah pertarungan multi-dimensi yang membutuhkan komitmen luar biasa dari seluruh pemangku kepentingan. Akankah jeritan para sopir truk ini didengar dan direspons dengan tindakan nyata, demi jalanan yang lebih aman dan adilbagisemua?
(dan)
Lihat Juga :