Helmut Marko Meninggalkan Red Bull setelah 20 Tahun Bergabung
Selasa, 09 Desember 2025 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Dengan perubahan besar pada regulasi F1 pada tahun 2026, posisi performa tim diperkirakan akan berubah dan faktor tersebut lebih krusial bagi keputusan Verstappen untuk bertahan atau tidak daripada kepergian Marko.
Verstappen yakin dengan perkembangan mobil Red Bull di paruh kedua musim ini ketika mereka hampir merebut gelar juara konstruktor dari McLaren. Namun, agar tetap bertahan, Verstappen ingin Red Bull menawarkan paket kompetitif untuk musim 2026.
Performa mobil pada akhirnya akan menjadi faktor penentu. Sekalipun Marko hengkang, hal itu diperkirakan tidak akan berdampak besar pada keputusan Verstappen tentang masa depannya.
Kepergian Helmut Marko menutup era penting dalam sejarah Red Bull. Ia bukan hanya seorang penasihat, tetapi juga arsitek program pembalap muda yang menghasilkan juara dunia.
Tahap selanjutnya bagi Red Bull kini bergantung pada bagaimana mereka mengelola transformasi menuju regulasi F1 baru pada tahun 2026 dan bagaimana mereka meyakinkan Verstappen untuk tetap menjadi anggota kunci tim.
Verstappen yakin dengan perkembangan mobil Red Bull di paruh kedua musim ini ketika mereka hampir merebut gelar juara konstruktor dari McLaren. Namun, agar tetap bertahan, Verstappen ingin Red Bull menawarkan paket kompetitif untuk musim 2026.
Performa mobil pada akhirnya akan menjadi faktor penentu. Sekalipun Marko hengkang, hal itu diperkirakan tidak akan berdampak besar pada keputusan Verstappen tentang masa depannya.
Kepergian Helmut Marko menutup era penting dalam sejarah Red Bull. Ia bukan hanya seorang penasihat, tetapi juga arsitek program pembalap muda yang menghasilkan juara dunia.
Tahap selanjutnya bagi Red Bull kini bergantung pada bagaimana mereka mengelola transformasi menuju regulasi F1 baru pada tahun 2026 dan bagaimana mereka meyakinkan Verstappen untuk tetap menjadi anggota kunci tim.
(wbs)
Lihat Juga :