Lanzador Gugur Sebelum Dilahirkan, Lamborghini Batalkan Proyek EV Pertamanya
Selasa, 24 Februari 2026 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Bagi mereka, mobil listrik (EV) masih gagal menawarkan "koneksi emosional" yang menjadi inti dari pengalaman mengemudi supercar.
Jalur hibrida dipandang sebagai jalan tengah yang dapat memuaskan regulator tanpa mengorbankan identitas merek.
Pada saat yang sama, tidak semua produsen memiliki pandangan yang sama, dengan Ferrari diperkirakan akan segera meluncurkan model listrik pertamanya, Luce, sementara Bentley juga akan memperkenalkan EV pertamanya tahun ini.
Situasi ini menjadikan Lamborghini salah satu dari sedikit merek eksotis yang masih berhati-hati terhadap elektrifikasi penuh.
Jelas, Lamborghini belum sepenuhnya menutup pintu untuk EV, tetapi untuk saat ini mereka melihat hibrida plug-in sebagai strategi yang paling realistis dari sudut pandang emosional dan finansial.
Jika target emisi masih dapat dipenuhi tanpa mengorbankan deru mesin V8 dan V12, bagi Lamborghini tidak perlu terburu-buru untuk meninggalkan warisan yang telah membangun reputasi mereka selama bertahun-tahun.
Jalur hibrida dipandang sebagai jalan tengah yang dapat memuaskan regulator tanpa mengorbankan identitas merek.
Pada saat yang sama, tidak semua produsen memiliki pandangan yang sama, dengan Ferrari diperkirakan akan segera meluncurkan model listrik pertamanya, Luce, sementara Bentley juga akan memperkenalkan EV pertamanya tahun ini.
Situasi ini menjadikan Lamborghini salah satu dari sedikit merek eksotis yang masih berhati-hati terhadap elektrifikasi penuh.
Jelas, Lamborghini belum sepenuhnya menutup pintu untuk EV, tetapi untuk saat ini mereka melihat hibrida plug-in sebagai strategi yang paling realistis dari sudut pandang emosional dan finansial.
Jika target emisi masih dapat dipenuhi tanpa mengorbankan deru mesin V8 dan V12, bagi Lamborghini tidak perlu terburu-buru untuk meninggalkan warisan yang telah membangun reputasi mereka selama bertahun-tahun.
(wbs)
Lihat Juga :