Selat Hormuz Memanas, IEA Pastikan Cadangan BBM Semakin Kritis

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:01 WIB
loading...
Selat Hormuz Memanas,...
EA Pastikan Cadangan BBM Semakin Kritis. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Pada tanggal 15 Maret, Badan Energi Internasional (IEA) mengumumkan bahwa lebih dari 400 juta barel minyak dari cadangan akan segera dilepas ke pasar untuk membantu mendinginkan kenaikan harga minyak yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah.


Menurut pengumuman tersebut, minyak dari cadangan negara-negara anggota di Asia dan Oseania akan segera dilepaskan, sementara pasokan dari Amerika dan Eropa diperkirakan akan mulai memasuki pasar mulai akhir Maret 2026.

Sebanyak 32 negara anggota IEA sepakat pada tanggal 11 Maret untuk melepaskan 400 juta barel minyak guna menanggapi gangguan pasokan yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah.

Dari jumlah tersebut, 271,7 juta barel berasal dari cadangan nasional, 116,6 juta barel dari cadangan yang diamanatkan industri, dan 23,6 juta barel dari sumber lain.

Sekitar 72% dari minyak yang dilepaskan adalah minyak mentah, sedangkan 28% adalah produk minyak bumi olahan.

Berdasarkan wilayah, negara-negara anggota di Amerika memberikan kontribusi terbesar dengan 195,8 juta barel, di mana 172,2 juta barel berasal dari cadanganpemerintah.

Negara-negara di kawasan Asia-Oseania berkomitmen untuk memasok 108,6 juta barel, termasuk 66,8 juta barel dari cadangan nasional, sementara Eropa menyumbang 107,5 juta barel, di mana 32,7 juta barel berasal dari cadangan negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Rekomendasi
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Berita Terkini
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved