Selat Hormuz Memanas, IEA Pastikan Cadangan BBM Semakin Kritis
Rabu, 18 Maret 2026 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
IEA mengatakan pelepasan cadangan tersebut bertujuan untuk mengurangi dampak gangguan pasokan yang terkait dengan ketegangan di Selat Hormuz – jalur pelayaran untuk sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global.
Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa harga minyak dapat naik hingg USD200 per barel karena serangan terhadap kapal komersial di wilayah tersebut terus berlanjut.
Didirikan pada tahun 1974 setelah krisis minyak, IEA mengoordinasikan penggunaan cadangan strategis di antaraberbagai negara. Ini adalah kali keenam lembaga tersebut menyelenggarakan pelepasan cadangan strategis secara terkoordinasi.
Menurut IEA, negara-negara anggota saat ini memiliki lebih dari 1,2 miliar barel cadangan minyak darurat nasional, bersama dengan sekitar 600 juta barel cadangan wajib yang dimiliki oleh industri.
Badan tersebut menyatakan bahwa pelepasan minyak dalam jumlah besar ke pasar akan menciptakan "penyangga penting" bagi pasokan global, tetapi menekankan bahwa pemulihan pengiriman normal melalui Selat Hormuz tetap menjadi kunci untuk menstabilkan pasar minyak.
Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa harga minyak dapat naik hingg USD200 per barel karena serangan terhadap kapal komersial di wilayah tersebut terus berlanjut.
Didirikan pada tahun 1974 setelah krisis minyak, IEA mengoordinasikan penggunaan cadangan strategis di antaraberbagai negara. Ini adalah kali keenam lembaga tersebut menyelenggarakan pelepasan cadangan strategis secara terkoordinasi.
Menurut IEA, negara-negara anggota saat ini memiliki lebih dari 1,2 miliar barel cadangan minyak darurat nasional, bersama dengan sekitar 600 juta barel cadangan wajib yang dimiliki oleh industri.
Badan tersebut menyatakan bahwa pelepasan minyak dalam jumlah besar ke pasar akan menciptakan "penyangga penting" bagi pasokan global, tetapi menekankan bahwa pemulihan pengiriman normal melalui Selat Hormuz tetap menjadi kunci untuk menstabilkan pasar minyak.
(wbs)
Lihat Juga :