200 Taksi Listrik Otonom Timbulkan Masalah Besar di China
Selasa, 05 Mei 2026 - 08:58 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa perusahaan, seperti Pony.ai, masih mempertahankan layanan taksi robot di kota-kota besar termasuk Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen.
Saat ini, kerangka hukum untuk kendaraan otonom di Tiongkok masih fleksibel, dengan pemerintah pusat mengizinkan setiap daerah untuk mengembangkan peraturannya sendiri. Hal ini menyebabkan perbedaan dalam implementasi dan pengelolaan antar wilayah.
Menurut statistik, sekitar 4.500 taksi robot saat ini beroperasi di area percontohan di 10 kota. Sebelumnya, banyak perkiraan menunjukkan bahwa jumlah ini dapat meningkat menjadi sekitar 500.000 kendaraan pada tahun 2030, setara dengan 10% dari total armada taksi nasional.
Para pengamat meyakini bahwa, menyusul insiden di Wuhan, China mungkin akan segera mengeluarkan peraturan nasional untuk mengurangi risiko dan memastikan keamanan pengembangan kendaraan otonom di masa mendatang.
Saat ini, kerangka hukum untuk kendaraan otonom di Tiongkok masih fleksibel, dengan pemerintah pusat mengizinkan setiap daerah untuk mengembangkan peraturannya sendiri. Hal ini menyebabkan perbedaan dalam implementasi dan pengelolaan antar wilayah.
Menurut statistik, sekitar 4.500 taksi robot saat ini beroperasi di area percontohan di 10 kota. Sebelumnya, banyak perkiraan menunjukkan bahwa jumlah ini dapat meningkat menjadi sekitar 500.000 kendaraan pada tahun 2030, setara dengan 10% dari total armada taksi nasional.
Para pengamat meyakini bahwa, menyusul insiden di Wuhan, China mungkin akan segera mengeluarkan peraturan nasional untuk mengurangi risiko dan memastikan keamanan pengembangan kendaraan otonom di masa mendatang.
(wbs)
Lihat Juga :