Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya

Jum'at, 19 Juni 2026 - 14:52 WIB
loading...
Test Drive Leapmotor...
Leapmotor B10 dijajal menempuh Jakarta-Bandung-Jakarta, dengan rute kombinasi tol, hingga tanjakan dan turunan. Foto: Leapmotor Indonesia
A A A
JAKARTA - SindoNews mengendarai Leapmotor B10 dari Jakarta ke Bandung. Lalu balik lagi. Sekali jalan, ketahuan watak aslinya.

Berangkat baterai 97 persen. Sampai Bandung tinggal 37 persen. Berarti 60 persen terpakai. Tapi catatannya: SindoNews mengemudi lumayan agresif.
Pulangnya saya coba irit. Dari Bandung ke Cawang. Konsumsi rata-rata turun ke angka 7,6 kWh.

Rute sepanjang perjalanan sengaja dicampur: kota, tol kecepatan stabil, lalu jalur menanjak dan berkelok ke arah Ciwidey. Persis pola berkendara orang Indonesia.

"Rute ini merepresentasikan pola berkendara yang umum dihadapi konsumen Indonesia," kata CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw.

Watak di jalan: halus, tapi terlalu empuk
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya

B10 ini penggerak roda belakang. Distribusi bobot 50:50. Pakai ban staggered — belakang lebih lebar. Suspensinya disetel Continental, dan sasisnya digarap tim Stellantis lewat pengujian di Balocco, Italia, serta Catarc Yancheng, China.

Hasilnya terasa. Setir akurat. Di tikungan tajam, mobil tetap terkontrol. Buat yang baru pindah ke mobil listrik, rasanya familiar — seperti mobil biasa, tapi lebih senyap.

Struktur Cell-to-Chassis 2.0 bikin bodi terasa solid. Kekakuannya diklaim sampai 36.300 Nm/degree. Efisiensi ruang kabin naik 17,5 persen. Ya kabinnya cukup senyap.

Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya

Tapi ini catatan jujur saya: suspensi multilink-nya terlalu empuk untuk sebuah SUV.

Di dalam kota, empuk itu nyaman. Tapi di luar kota — apalagi di Tol MBZ — mobil terasa bergoyang. Sedikit limbung.

Tarikannya? Untuk SUV sekelasnya, bukan yang terbaik. Tapi masih nyaman. Akselerasi 0-100 km/jam dalam 8 detik.

Kabin dan teknologi: ini panggungnya
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya

Di sinilah B10 pamer. Ada Persona Dashboard. Panel plug-and-play. Bisa dipajangi boneka — Labubu pun masuk. Ada juga meja laptop, yang bisa dipakai makan atau kerja. Personifikasi seperti ini tidak ada di mobil lain.

Head unit-nya layar HD 14,6 inci, ditenagai Qualcomm Snapdragon 8155, jalan di Leap OS 4.0. Rasanya seperti main smartphone. Bisa unduh aplikasi. Bisa multi-window. Kustomisasinya banyak sekali: mode berkendara, tombol, tampilan layar. Cocok buat yang tech savvy.

Fitur One Pedal-nya bahkan muncul karena ada update lewat OTA. Artinya penyetelan dalam bisa dilakukan lewat software. Nilai plus.

Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya

Panel instrumen 8,8 inci mendatar, jelas. Sudah ada Apple CarPlay dan Android Auto — nirkabel.

Joknya bersertifikat Oeko-Tex. Terasa anti air, lembut, nyaman. Plus buat keluarga muda. Cup holder lipat, wireless charging, ambient 64 warna, panoramic sunroof 1,8 m². Desain kabin indah sekaligus fungsional.

12 speaker. Suaranya menyeluruh, sudah OK. Tapi jujur: kurang punchy. Detail dan kejernihannya masih standar.

Ruang kaki baris kedua lega. Ada 22 ruang penyimpanan. Bagasi 430 liter, bisa diperluas sampai 1.700 liter. Bukan yang terluas — masih kalah dari Jaecoo J5 — tapi bangku baris kedua bisa dilipat rata. Fungsional.

Tapi ada minus di baris kedua: sandarannya tegak sekali. Di perjalanan jauh, pegal. Headrest-nya juga terlalu maju. Malah lebih nyaman saat headrest itu dilepas.

Jarak dan ngecas

Klaim pabrik: jarak tempuh NEDC sampai 516 km. Tapi, untuk WLTP di 434 km.

Dan ini jualan utamanya: mengisi daya 30 ke 80 persen cuma 17 menit. "Kemampuan pengisian daya tercepat di kelasnya," kata Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Wowor.

Keselamatan

B10 sudah kantongi rating 5 bintang Euro NCAP. Isinya: 7 airbag, 12 sensor presisi tinggi, dan 16 fitur ADAS — termasuk pengereman darurat otomatis, blind spot monitoring, peringatan batas kecepatan, dan kamera 360 derajat.

Soal selera: wajahnya bikin orang ragu
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya

Ini bagian yang subjektif. Desain depannya kurang diminati orang Indonesia. Lampu LED pipih itu — buat saya — mirip helm Robocop. Ala-ala Xpeng G6.

Tapi buritannya aman. Bahkan mirip sekali dengan Porsche Macan. Selera memang tidak bisa diperdebatkan. Tapi wajah depan ini berisiko jadi penghalang pertama di ruang pamer.

Siapa yang cocok beli B10?
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya

B10 ini jelas menyasar konsumen tech savvy. Yang suka layar besar, kustomisasi, dan gimmick kabin yang Instagrammable.

Filosofinya disebut "Excellence Within Reach" — kualitas dan teknologi yang lebih terjangkau.

Posisinya menarik. Dia bawa DNA Eropa (Stellantis induknya Jeep, Citroën, sampai Maserati), tapi harga diarahkan ke level yang bisa dijangkau.

Buat keluarga muda urban yang melek teknologi, paket ini menggoda. Tapi calon pembeli wajib test drive dulu dua hal: ayunan suspensinya di jalan tol, dan tegaknya bangku baris kedua. Dua hal itu soal kenyamanan jangka panjang.

B10 akan resmi meluncur di Indonesia pada Q3 2026. Empat warna: Dawn Purple, Light White, Tundra Grey, dan Metallic Black.

Harga? Belum diumumkan. Itu kartu truf yang masih disimpan. Tan Kim Piauw bilang dibawah Rp500 juta. Prediksi SindoNews: di angka Rp420 juta-Rp499 juta.

Memang tidak terlalu kompetitif. Pesaing terberatnya Jaecoo J5. Juga, ada BYD Atto 3. Konsumen sudah terbiasa dengan banyak benchmark dan banyak pilihan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Infografis
5 Politeknik Terakreditasi...
5 Politeknik Terakreditasi Unggul BAN-PT, Dua Ada di Bandung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved