Perawatan Mobil Listrik Mahal? Hyundai Buktikan Sebaliknya
Senin, 19 Oktober 2020 - 08:26 WIB
loading...
A
A
A
BACA JUGA:Waspada, Hyundai Kona Listrik Kena Recall karena Bisa Terbakar
Kesiapan tersebut, meliputi kesiapan kemampuan teknis para teknisi, ketersediaan alat untuk perawatan maupun perbaikan, serta ketersediaan suku cadang.
”Bahkan kami mempersiapkan alat isi ulang daya listrik kendaraan di setiap dealer resmi kami yang bisa dimanfaatkan oleh pelanggan,” beber Putra. Saat ini Hyundai memiliki 47 dealer di 10 kota yang tersebar di Indonesia.
Terkait perawatan mobil listrik, meliputi pemeriksaan dan penggantian komponen pada setiap jadwal service berkala yang telah ditentukan berdasarkan jarak tempuh atau jangka waktu tertentu. ”Khusus Hyundai Ioniq EV EV interval perawatan cukup setiap kelipatan 15.000 km atau 12 bulan sekali mana tercapai terlebih dahulu,” ujarnya.
Tentu saja, interval tersebut lebih panjang jika dibandingkan dengan mobil bermesin internal combustion biasa yang servisnya dimulai pada 1.000 km pertama atau satu bulan, lalu lanjut ke tiap kelipatan 10.000 km berikutnya dan interval waktu antara enam bulan, 12 bulan, 18 bulan, dan seterusnya.
Kesiapan tersebut, meliputi kesiapan kemampuan teknis para teknisi, ketersediaan alat untuk perawatan maupun perbaikan, serta ketersediaan suku cadang.
”Bahkan kami mempersiapkan alat isi ulang daya listrik kendaraan di setiap dealer resmi kami yang bisa dimanfaatkan oleh pelanggan,” beber Putra. Saat ini Hyundai memiliki 47 dealer di 10 kota yang tersebar di Indonesia.
Terkait perawatan mobil listrik, meliputi pemeriksaan dan penggantian komponen pada setiap jadwal service berkala yang telah ditentukan berdasarkan jarak tempuh atau jangka waktu tertentu. ”Khusus Hyundai Ioniq EV EV interval perawatan cukup setiap kelipatan 15.000 km atau 12 bulan sekali mana tercapai terlebih dahulu,” ujarnya.
Tentu saja, interval tersebut lebih panjang jika dibandingkan dengan mobil bermesin internal combustion biasa yang servisnya dimulai pada 1.000 km pertama atau satu bulan, lalu lanjut ke tiap kelipatan 10.000 km berikutnya dan interval waktu antara enam bulan, 12 bulan, 18 bulan, dan seterusnya.
Lihat Juga :