KPU AS Gunakan Teknologi Ini untuk Pemungutan Suara Pilpres Amerika

Rabu, 04 November 2020 - 11:03 WIB
loading...
KPU AS Gunakan Teknologi...
KPU atau penyelenggara pemungutan suara Pilpres Amerika Serikat menggunakan teknologi untuk menyukseskan pesta demokrasi rakyat Paman Sam. Foto/Ist
A A A
WASHINGTON - Rakyat Amerika Serikat tengah menggikuti Pilpres 2020 guna menentukan siapa presidennya lima tahun ke depan, apakah Joe Biden dari Partai Demokrat atau Donald Trump dari Partai Republik?

Dikenal sebagai negara maju, rakyat AS menentukan suaranya melalui perangkat teknologi. Meski demikian, tetap saja ada yang menggunakan teknologi lama. (Baca juga: Beri Suara, Melania Trump Modis Kenakan Gaun Gucci dan Tas Hermes )

Berdasarkan penelusuran SINDOnews, jenis peralatan pemungutan suara yang digunakan di Amerika Serikat berbeda-beda di setiap negara bagian. Beberapa yuridiksi menggunakan perangkat elektronik untuk mencatat suara, sementara yang lain masih menggunakan metode lawas yakni dengan kertas suara. (Baca juga: Biden Kian Kuat dengan 131 Suara Electoral, Trump 109 Suara )

Berikut jenis teknologi yang digunakan pada pemungutan suara di Amerika Serikat:

1. Sistem pemungutan suara kertas
Para pemilih menandai suara mereka dengan mengisi oval, kotak, atau bentuk serupa pada kertas suara. Surat suara dipindai di tempat pemungutan suara setempat atau di pusat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Usir 200 Ribu...
Trump Usir 200 Ribu Sopir Truk Imigran di Tengah Krisis Perang Iran
Karyawan Ford yang Diberi...
Karyawan Ford yang Diberi Jari Tengah oleh Trump Kena Diskors
Kebijakan Donald Trump...
Kebijakan Donald Trump Dituding Jadi Pemicu Mercedes-Benz Beli Mesin BMW
Ketegangan Meningkat,...
Ketegangan Meningkat, Trump Ancam Pangkas Subsidi Tesla dan SpaceX
Tesla Model S Jadi Korban...
Tesla Model S Jadi Korban Perang Donald Trump dengan Elon Musk
Setelah Recoki Huawei,...
Setelah Recoki Huawei, Trump Siap Bunuh DJI: Drone China Dilarang Dijual di Amerika!
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved