Di Masa Sulit karena COVID-19, WOM Finance Masih Raup Cuan
Jum'at, 06 November 2020 - 02:06 WIB
loading...
A
A
A
Direktur WOM Finance, Zacharia Susantadiredja dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, terkoreksinya kinerja Perseroan dipengaruhi oleh pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang cukup ketat di sejumlah wilayah di Indonesia pada kuartal II-2020. Ini sangat memengaruhi aktivitas masyarakat.
“Namun untuk keluar dari keterpurukan, kami telah menyiapkan strategi-strategi yang implementasinya akan dimaksimalkan hingga menutup tahun 2020,” kata Zacharia.
Untuk mendukung program pemerintah dalam menangani pandemi Covid 19, Perseroan telah melaksanakan program restrukturisasi kredit sejak 1 April 2020 dengan total pengajuan yang telah disetujui mencapai Rp1,6 triliun atau 126.000 konsumen. Perseroan juga peduli dalam penanganan COVID-19 dengan menyalurkan bantuan untuk konsumen dan masyarakat terdampak Covid-19 berupa 12.000 paket sembako, 7.050 baju hazmat, 52.500 masker medis, 41.200 sarung tangan medis dan 300 face shield.
"Perseroan juga telah menjalankan protokol kesehatan yang ketat untuk seluruh karyawan di Kantor Cabang, Kantor Wilayah dan Kantor Pusat," tambahnya.
Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar mengatakan, dalam kurun sembilan bulan berjalan tahun ini, WOM Finance telah memberikan kinerja yang cukup baik. Meski dihadapkan pada kondisi bisnis yang menantang serta adanya pandemik yang berdampak terhadap penurunan daya beli masyarakat.
"Hal ini tidak lepas dari upaya Perseroan untuk fokus pada program restrukturisasi, efisiensi biaya dan lini bisnis yang memiliki profitabilitas tinggi,” papar Djaja.
“Namun untuk keluar dari keterpurukan, kami telah menyiapkan strategi-strategi yang implementasinya akan dimaksimalkan hingga menutup tahun 2020,” kata Zacharia.
Untuk mendukung program pemerintah dalam menangani pandemi Covid 19, Perseroan telah melaksanakan program restrukturisasi kredit sejak 1 April 2020 dengan total pengajuan yang telah disetujui mencapai Rp1,6 triliun atau 126.000 konsumen. Perseroan juga peduli dalam penanganan COVID-19 dengan menyalurkan bantuan untuk konsumen dan masyarakat terdampak Covid-19 berupa 12.000 paket sembako, 7.050 baju hazmat, 52.500 masker medis, 41.200 sarung tangan medis dan 300 face shield.
"Perseroan juga telah menjalankan protokol kesehatan yang ketat untuk seluruh karyawan di Kantor Cabang, Kantor Wilayah dan Kantor Pusat," tambahnya.
Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar mengatakan, dalam kurun sembilan bulan berjalan tahun ini, WOM Finance telah memberikan kinerja yang cukup baik. Meski dihadapkan pada kondisi bisnis yang menantang serta adanya pandemik yang berdampak terhadap penurunan daya beli masyarakat.
"Hal ini tidak lepas dari upaya Perseroan untuk fokus pada program restrukturisasi, efisiensi biaya dan lini bisnis yang memiliki profitabilitas tinggi,” papar Djaja.
Lihat Juga :