Keuntungan BMW Naik 17,4% Meski Pendapatannya Turun 1,4% di Q3 2020,
Jum'at, 06 November 2020 - 18:33 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, BMW juga menyadari bahwa pandemi Covid-19 akan mengurangi jumlah permintaan di pasar secara signifikan. Berlandaskan hal itu, memprediksi laba grup sebelum pajak jauh lebih rendah dibandingkan 2019.
Pada paruh ketiga tahun ini, penjualan BMW Group mengalami peningkatan 8,6%. Grup tersebut telah mengirim 675.592 merek premium BMW, MINI, dan Rolls-Royce ke seluruh dunia.
Meski begitu, dari Januari - September 2020 penjulan BMW Group di Eropa mengalami penurunan 19,7% menjadi 648.494 kendaraan. Bahkan, volume penjualan di markasnya sendiri di Jerman juga turun 14,6%.
Sementara itu, penjualan BMW di China hingga September meningkat sebesar 6,4% atai sebanyak 560.367 unit. Sedangkan penjualan di Amerika Serikat turun 24,6% menjadi total 200.286 unit pada periode yang sama.
Pada paruh ketiga tahun ini, penjualan BMW Group mengalami peningkatan 8,6%. Grup tersebut telah mengirim 675.592 merek premium BMW, MINI, dan Rolls-Royce ke seluruh dunia.
Meski begitu, dari Januari - September 2020 penjulan BMW Group di Eropa mengalami penurunan 19,7% menjadi 648.494 kendaraan. Bahkan, volume penjualan di markasnya sendiri di Jerman juga turun 14,6%.
Sementara itu, penjualan BMW di China hingga September meningkat sebesar 6,4% atai sebanyak 560.367 unit. Sedangkan penjualan di Amerika Serikat turun 24,6% menjadi total 200.286 unit pada periode yang sama.
(wbs)
Lihat Juga :