Mau Jadi Developer Startup, Ini Lima Kompetensi Mesti Dikuasai
Kamis, 12 November 2020 - 09:41 WIB
loading...
Ilustrasi Belanja Online. FOTO/ Ist
A
A
A
BANDUNG - Sumber daya manusia yang ingin menjadi developer startup setidaknya mesti memiliki lima kompetensi. Hal itu juga yang ditekankan Direktur Digital Business PT Telkom Fajrin Rasyid kepada startup peserta program Indigo Creative Nation PT Telkom. (Baca juga: Barisan Perusahaan Teknologi yang Mau Jadi Pahlawan Penyelamat Huawei )
Mereka dituntut memiliki lima kompetensi kekinian guna mencapai kesuksesan transformasi digital dari layanan miliknya. Hal itu merujuk pengalaman dan pengamatannya, terdapat keahlian-keahlian teknologi yang sedang populer saat ini. (Baca juga: Harga Kuda Balap Galileo Kalahkan Mahar Transfer Messi & Ronaldo )
"Pandemi Covid-19 ternyata mempercepat digitalisasi berbagai sektor. Timbul pertanyaan, bagaimana kita sebagai individu dapat mempersiapkan banyak keahlian yang diperlukan agar tidak tertinggal dalam persaingan yang makin ketat ke depan," katanya dalam keterangan persnya, Kamis (12/11/2020).
Telkom sendiri saat ini tengah membuka proses pendaftaran Indigo Creative Nation bath 2 tahun 2020 dari 1 Oktober sampai Jumat, 13 November mendatang. Program akselerator startup yang sudah berusia tujuh tahun itu membidik startup untuk diinkubasi hingga pendanaan Rp 2 miliar.
Adapun program batch 2 ini menyasar startup yang bergerak di bidang agrikultur, pendidikan, keuangan, logistik, serta perjalanan dan pariwisata. Startup yang beruntung ini nantinya akan dimonitoring dari para ahli dan dibuka peluang akses pasar kepada pelanggan Telkom Group, yaitu IndiHome, Telkomsel, maupun pelanggan korporasi serta UMKM.
Fajrin melanjutkan, keahlian digital mutakhir itu ada lima yakni digital product manager, data scientist, mobile developer, UI/UX Designer, dan quality assurance.
Digital Product Manager yakni keahlian terkait bagaimana mengelola tim yang terdiri atas beberapa keahlian seperti designer, developer, data scientist, dan lain-lain untuk mengembangkan produk/aplikasi digital.
Mereka dituntut memiliki lima kompetensi kekinian guna mencapai kesuksesan transformasi digital dari layanan miliknya. Hal itu merujuk pengalaman dan pengamatannya, terdapat keahlian-keahlian teknologi yang sedang populer saat ini. (Baca juga: Harga Kuda Balap Galileo Kalahkan Mahar Transfer Messi & Ronaldo )
"Pandemi Covid-19 ternyata mempercepat digitalisasi berbagai sektor. Timbul pertanyaan, bagaimana kita sebagai individu dapat mempersiapkan banyak keahlian yang diperlukan agar tidak tertinggal dalam persaingan yang makin ketat ke depan," katanya dalam keterangan persnya, Kamis (12/11/2020).
Telkom sendiri saat ini tengah membuka proses pendaftaran Indigo Creative Nation bath 2 tahun 2020 dari 1 Oktober sampai Jumat, 13 November mendatang. Program akselerator startup yang sudah berusia tujuh tahun itu membidik startup untuk diinkubasi hingga pendanaan Rp 2 miliar.
Adapun program batch 2 ini menyasar startup yang bergerak di bidang agrikultur, pendidikan, keuangan, logistik, serta perjalanan dan pariwisata. Startup yang beruntung ini nantinya akan dimonitoring dari para ahli dan dibuka peluang akses pasar kepada pelanggan Telkom Group, yaitu IndiHome, Telkomsel, maupun pelanggan korporasi serta UMKM.
Fajrin melanjutkan, keahlian digital mutakhir itu ada lima yakni digital product manager, data scientist, mobile developer, UI/UX Designer, dan quality assurance.
Digital Product Manager yakni keahlian terkait bagaimana mengelola tim yang terdiri atas beberapa keahlian seperti designer, developer, data scientist, dan lain-lain untuk mengembangkan produk/aplikasi digital.
Lihat Juga :