Bos Besar Toyota Enggak Nyaman dengan Perkembangan Industri Mobil Listrik

Minggu, 20 Desember 2020 - 00:12 WIB
loading...
Bos Besar Toyota Enggak...
CEO Toyota, Akio Toyoda. Foto/Ist
A A A
TOKYO - Pabrikan otomotif dunia tengah berpacu menjadi yang terdepan dalam menciptakan mobil listrik (electric cars). Namun revolusi industri kendaraan ramah lingkungan ini dikeluhkan Bos Besar Toyota , Akio Toyoda. (Baca juga: Toyota Siapkan Drone Otonom Pengisi Tenaga Mobil Listrik )

Mobil listrik dinilai akan mematikan bisnis otomotif, menuntut investasi besar, dan mengeluarkan lebih banyak karbon dioksida . CEO Toyota tersebut mungkin berusaha mendorong Pemerintah Jepang agar tidak melarang kendaraan bermesin pembakaran BBM seperti yang dilakukan negara lain. Rumornya, Jepang akan menetapkan tahun 2035 sebagai batas akhir penjualan mobil berbahan bakar fosil di negaranya. Tidak jelas apakah hibrida dan hibrida plug-in akan tetap diizinkan, seperti halnya di Inggris.

(Baca Juga : Layanan Bengkel Resmi Jadi Pertimbangan Konsumen Membeli Mobil )

Ini mungkin alasan utama Toyoda menyerang mobil listrik. Perusahaannya adalah juara lama untuk hibrida sebagai transisi yang aman menuju elektrifikasi. Ketika pemerintah di seluruh dunia mulai melarang kendaraan ICE, Toyota berjanji untuk menjual mobil dengan baterai solid-state pada tahun 2025.

Tetapi larangan mobil tradisional tidak akan "sesabar" itu dan Toyoda tahu benar akan hal itu. Jika perusahaannya ingin tetap relevan, maka mereka harus mulai menjual EV pada 2021. Faktanya, Lexus dan Toyota terpaksa melakukannya di China jauh sebelumnya dengan UX dan versi listrik C-HR, masing-masing.

Mengutip Wall Street Journal, laman insideevs, situs berita khusus mobil listrik, menyatakan, Toyota telah mencoba menjual kendaraan listrik dengan paket baterai dan motor Tesla, tapi itu sudah lama tidak dilakukannya lagi. Sampai sekarang alasannya tidak pernah disebutkan.

Sekarang Toyota mencoba menjadikan kendaraan sel bahan bakar sebagai alternatif mobil penumpang dengan Mirai, tetapi infrastruktur hidrogen juga akan menuntut investasi besar. Meski begitu, aneh sekali Toyota mengangkatnya sebagai masalah yang terbatas pada kendaraan listrik bertenaga baterai.

Dari ketiga poin yang dibuatnya, EV (electric vehicle) yang mengeluarkan lebih banyak karbon dioksida telah terbukti sebagai kesalahan dalam menjaga lingkungan dari karbondioksiada. Dia bisa saja mengklaim kekhawatiran tentang keamanan baterai lithium-ion, dengan risiko pelarian termal. Atau penambangan mungkin merupakan masalah lingkungan dan persoalan hak asasi manusia.

Namun, Bos Toyota ini tampaknya tidak menyentuh subjek ini. Hal itu kemungkinan karena Toyota sadar harus menggunakan sel ini dalam EV sebelum baterai solid-state siap.

Di sisi lain, EV memang akan menuntut investasi. Beberapa pemerintah yang melarang kendaraan ICE juga memiliki tagihan yang meningkat karena masalah "pernapasan" (berdampak buruk terhadap kesehatan). Mereka mungkin lebih suka menghabiskan investasinya itu untuk pembangkit listrik.

Benar juga bahwa mobil listrik akan mematikan industri otomotif seperti yang kita ketahui saat ini, tapi mobil listrik akan menjaga transportasi pribadi. Banyak pekerjaan akan hilang? Itu betul, tapi pekerjaan baru juga akan tercipta.

Semua itu tidak pernah menjadi alasan yang tepat untuk menghindari kemajuan. Luddites menjadi terkenal ketika mereka merusak mesin yang menggantikan pekerja selama Revolusi Industri, dan mereka gagal total.

Sangat tidak mungkin ada orang yang menangisi perusahaan mobil yang tidak mampu menemukan kembali dirinya untuk menawarkan produk yang lebih baik, lebih aman, dan lebih bersih. (Baca juga: Begitu Berharganya Nyawa Hewan Sekali pun, Petugas Berjibaku Selamatkan Kambing yang Masuk Sumur )

Jika pendahulu Toyoda dapat mengubah manufaktur mesin tenun menjadi perusahaan mobil paling berharga di dunia hingga saat ini, maka bukan tidak mungkin Akio juga akan berhasil mengubah bisnis ICE saat ini menjadi bisnis yang berbasis elektrifikasi.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Tantangan Produsen Mobil...
Tantangan Produsen Mobil Listrik China di Asia Tenggara: Realitas vs. Ambisi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
Toyota Siap Hadirkan...
Toyota Siap Hadirkan Pabrik Daur Ulang Kendaraan di Inggris
Mobil Jepang Dominan:...
Mobil Jepang Dominan: Ini Dia Daftar Mobil Paling Andal 2025 Versi J.D. Power!
Honda Luncurkan Modul...
Honda Luncurkan Modul Sel Bahan Bakar Generasi Terbaru
Rekomendasi
Bunda Corla Sebut Ruben...
Bunda Corla Sebut Ruben Onsu seperti Bayi Baru Lahir setelah Mualaf: Suci Tanpa Dosa
Sebelum Dibunuh, Jurnalis...
Sebelum Dibunuh, Jurnalis Juwita 2 Kali Diperkosa Oknum TNI AL Jumran
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
Arus Balik di Cipali-Palikanci...
Arus Balik di Cipali-Palikanci dan Pantura Cirebon Ramai Lancar
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
Prediksi Daftar 23 Pemain...
Prediksi Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia, Lawan China dan Jepang
Berita Terkini
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
8 jam yang lalu
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
9 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
10 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
13 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
15 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
18 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved