Sah, 2025 Jaguar Akhirnya Jadi Pabrikan Mobil Listrik
Selasa, 16 Februari 2021 - 16:08 WIB
loading...
Jaguar resmi menjadi pabrikan mobil listrik pada 2025. Di tahun tersebut aktivitas produksi mobil konvensional Jaguar dihentikan. Foto/Netcarshow
A
A
A
INGGRIS - Keputusan mengejutkan diumumkan Jaguar dengan menyatakan akan menjadi pabrikan mobil listrik pada 2025. Jaguar Land Rover, selaku payung perusahaan mengatakan mulai dari 2025, Jaguar hanya akan memproduksi mobil listrik.Baca juga : Motor Listrik Universitas Budi Luhur Raih Top Speed 100 KPJ di Sentul
Mengejutkannya, pergantian arah produksi mobil konvensional ke mobil listrik itu justru akhirnya membuat Jaguar terpaksa akan menghentikan aktivitas pabrik mobil Jaguar XJ mereka yang ada di Castle Bromwich, Inggris. Nantinya pabrik itu akan digunakan untuk kegiatan di luar manufaktur.
![Sah, 2025 Jaguar Akhirnya Jadi Pabrikan Mobil Listrik]()
Chief Executive Officer (CEO) Jaguar Thierry Bollore membenarkan penghentian produksi pabrik Castle Bromwich. Hanya saja dia tidak menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan di pabrik tersebut. "Saatnya untuk membayangkan ulang langkah selanjutnya dari merek ini," ucap Thierry Bollore.
BBC mengatakan langkah yang diambil oleh Jaguar memang tidak bisa dihindari lagi. Pasalnya kawasan Inggris dan Uni Eropa memang menerapkan standar yang tinggi terkait emisi. Mengandalkan mesin diesel juga bukan langkah yang bagus karena berkaca pada pengalaman sebelumnya penjualan mobil-mobil diesel sangat kecil. Hal inilah yang membuat Jaguar memutuskan untuk all out jadi perusahaan mobil listrik.Baca juga : Royal Enfield, Aura Klasik, Value for Money hingga Dimodifikasi Presiden Jokowi
Mengejutkannya, pergantian arah produksi mobil konvensional ke mobil listrik itu justru akhirnya membuat Jaguar terpaksa akan menghentikan aktivitas pabrik mobil Jaguar XJ mereka yang ada di Castle Bromwich, Inggris. Nantinya pabrik itu akan digunakan untuk kegiatan di luar manufaktur.

Chief Executive Officer (CEO) Jaguar Thierry Bollore membenarkan penghentian produksi pabrik Castle Bromwich. Hanya saja dia tidak menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan di pabrik tersebut. "Saatnya untuk membayangkan ulang langkah selanjutnya dari merek ini," ucap Thierry Bollore.
BBC mengatakan langkah yang diambil oleh Jaguar memang tidak bisa dihindari lagi. Pasalnya kawasan Inggris dan Uni Eropa memang menerapkan standar yang tinggi terkait emisi. Mengandalkan mesin diesel juga bukan langkah yang bagus karena berkaca pada pengalaman sebelumnya penjualan mobil-mobil diesel sangat kecil. Hal inilah yang membuat Jaguar memutuskan untuk all out jadi perusahaan mobil listrik.Baca juga : Royal Enfield, Aura Klasik, Value for Money hingga Dimodifikasi Presiden Jokowi
Lihat Juga :