8 Pertanyaan Tentang Honda City Hatchback RS, Calon Raja Baru Hatchback!
Rabu, 03 Maret 2021 - 20:39 WIB
loading...
A
A
A
Dan hasilnya mesin 4 silinder segaris 1.5L DOHC, 16 katup i-VTEC + DBW dengan pilihan transmisi CVT & 6 M/T dianggap paling cocok untuk pasar Indonesia. Mesin itu membuat performa Honda City Hatchback RS mencapai 121PS/6.600 rpm dan torsi maksimum 145 Nm/4.300 rpm.
Di Thailand, Honda City Hatchback mengusung mesin 1.0L (998 cc) VTEC Turbo 3 silinder yang juga mampu memompa daya 122 PS pada 5.500 rpm dan torsi puncak 173 Nm pada 2.000-4.500 rpm. ”Mesin dan transmisinya memang berbeda, tapi fiturnya sama,” ujar Satoru.
3. Apalah Honda City Hatchback RS Diproduksi Lokal atau CBU?
![8 Pertanyaan Tentang Honda City Hatchback RS, Calon Raja Baru Hatchback!]()
Honda City Hatchback RS diproduksi lokal di pabrik Honda di Karawang, Jawa Barat. Namun, Billy belum bisa menyebutkan berapa prosentase kandungan lokalnya.
”Karena cara menghitungnya beragam. Bisa dari jumlah partsnya, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), atau purchase cost structure. Untuk sementara saya bbelum bisa menjawab. Termasuk apakah Honda City Hatchback RS ikut masuk relaksasi pajak atau tidak. Karena harga belum kami umumkan,” ujar Billy.
4. Mengapa Honda Jazz Harus Disuntik Mati?
Performa penjualan Honda Jazz memang tidak sebaik 4-5 tahun silam. Tapi, Jazz tetap menjadi pemimpin pasar hatchback di Indonesia. Pada Februari 2021, misalnya, penjualan Honda Jazz masih sebanyak 349 unit. Masih lebih banyak dibanding gabungan Honda Civic, Odyssey, City, dan Accord.
Masalahnya, memang tidak ada pengganti Honda Jazz. Maka, mau tak mau Honda City Hatchback RS diposisikan sebagai pengganti Jazz di pasar hatchback. ”Pasar hatchback memang tidak sebesar low MPV dan low SUV, tapi tetap tumbuh. Karena itu iingin mempertahankan posisi 1 di hatchback lewat Honda City Hatchback RS.
Produksi terakhir Honda Jazz dilakukan di Februari 2021. ”Saat ini hanya ada sekitar 300 unit di dealer kami di seluruh Indonesia,” ungkap Billy.
Di Thailand, Honda City Hatchback mengusung mesin 1.0L (998 cc) VTEC Turbo 3 silinder yang juga mampu memompa daya 122 PS pada 5.500 rpm dan torsi puncak 173 Nm pada 2.000-4.500 rpm. ”Mesin dan transmisinya memang berbeda, tapi fiturnya sama,” ujar Satoru.
3. Apalah Honda City Hatchback RS Diproduksi Lokal atau CBU?

Honda City Hatchback RS diproduksi lokal di pabrik Honda di Karawang, Jawa Barat. Namun, Billy belum bisa menyebutkan berapa prosentase kandungan lokalnya.
”Karena cara menghitungnya beragam. Bisa dari jumlah partsnya, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), atau purchase cost structure. Untuk sementara saya bbelum bisa menjawab. Termasuk apakah Honda City Hatchback RS ikut masuk relaksasi pajak atau tidak. Karena harga belum kami umumkan,” ujar Billy.
4. Mengapa Honda Jazz Harus Disuntik Mati?

Performa penjualan Honda Jazz memang tidak sebaik 4-5 tahun silam. Tapi, Jazz tetap menjadi pemimpin pasar hatchback di Indonesia. Pada Februari 2021, misalnya, penjualan Honda Jazz masih sebanyak 349 unit. Masih lebih banyak dibanding gabungan Honda Civic, Odyssey, City, dan Accord.
Masalahnya, memang tidak ada pengganti Honda Jazz. Maka, mau tak mau Honda City Hatchback RS diposisikan sebagai pengganti Jazz di pasar hatchback. ”Pasar hatchback memang tidak sebesar low MPV dan low SUV, tapi tetap tumbuh. Karena itu iingin mempertahankan posisi 1 di hatchback lewat Honda City Hatchback RS.
Produksi terakhir Honda Jazz dilakukan di Februari 2021. ”Saat ini hanya ada sekitar 300 unit di dealer kami di seluruh Indonesia,” ungkap Billy.
Lihat Juga :