Banyak yang Tertipu, Begini Cara Bedakan Oli Mobil Asli dengan Palsu

Jum'at, 16 Juli 2021 - 02:27 WIB
loading...
Banyak yang Tertipu,...
Sekarang ini banyaknya oknum nakal yang memanfaatkan keadaan dengan memproduksi oli palsu dan memasarkannya. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Oli merupakan cairan penting untuk kendaraan yang berfungsi untuk melumasi semua komponen mesin mobil. Pastikan Anda selalu peduli pada kendaraan dengan rutin mengganti oli mesin.

Namun dalam mengganti oli mobil Anda mesti hati-hati, sekarang ini banyaknya oknum nakal yang memanfaatkan keadaan dengan memproduksi oli palsu dan memasarkannya.

BACA: Modellista Bikin Toyota Land Cruiser 300 Jadi Lebih Berkharisma

Parahnya adalah kasus yang terjadi akibat pemalsuan oli kendaraan ini tergolong tidak sedikit, namun banyak kasus bahkan sudah beredar luas dipasaran yang otomatis menimbulkan dampak keresahan bagi masyarakat pengguna kendaraan.

Maka dari itu Anda khususnya sebagai pengguna kendaraan harus teliti mengamati dan membedakan oli asli dan oli palsu sebelum membeli. Berikut ini dilansir dari laman resmi Suzuki Trada (15/07/2021), mengenai tips membeli pelumas agar terhindari dari oli palsu:

1. Perhatikan kondisi botol oli mesin

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan memperhatikan kondisi fisik oli mesin yang akan dibeli. Pastikan kemasan oli mesin dalam kondisi baru. Hal itu disebabkan karena produsen oli palsu kebanyakan menggunakan botol bekas untuk tidak mengeluarkan biaya extra dalam mencetak botol baru. Pabrikan oli asli tidak akan memproduksi botol daur ulang atau yang sudah usang.

2. Lihat kode dan nomor produksi pada botol oli mesin

Langkah kedua Anda bisa periksa kode produksi dalam botol oli mesin . Setiap pabrikan pasti memiliki kode/nomor identifikasi yang didesain pada 2 tempat yang berbeda, yaitu terletak pada tutup botol dan kedua pada botol oli. Samakan kode atau nomor produksi pada kemasan oli tersebut. Jika beda 1 angka saja dapat dipastikan Anda membeli oli palsu.

BACA JUGA: Tata Cara dan Persyaratan untuk Daftar Vaksin Gratis Lewat Shopee

3. Perhatikan label botol oli

Langkah ketiga bisa diperhatikan dari kondisi label tutup botol oli tersebut. Biasanya pabrikan memiliki desain hologram khusus sebagai bentuk keaslian olinya. Namun sayangnya oknum nakal saat ini sudah memiliki keterampilan yang tinggi dalam menyerupai label botol tersebut.

Meski begitu Anda bisa juga membedakan loh mana oli yang asli dan yang palsu dengan teliti. Terlihat dari logo warna kemasan yang biasanya menggunakan digital printing kualitas rendah yang memberikan warna kusam yang akan menambah rasa kecurigaan Anda dalam membeli oli tersebut.

4. Teknologi barcode yang terletak pada tutup botol

Ini merupakan teknologi baru dan modern mulai disematkan pada produsen oli berbagai merk. Hal ini diterapkan untuk menyulitkan dan mengurangi oknum nakal dalam memalsukan oli.

Saat ini teknologi tersebut di nilai efektif dan mempermudah masyarakat pengguna kendaraan dalam membeli oli. Caranya dengan menscan barcode atau memasukan kode kedalam wabsite resmi.

BACA JUGA: Eropa Akui Ahli Bunuh Varian Delta denga Campur Dua Vaksin Covid-19

Jika ditemukan simbol ceklis berarti tanda bahwa oli tersebut asli dan aman di gunakan. Teknik tersebut hanya bisa digunakan sekali saja untuk menghindari pemalsuan.

5. Mencium bau oli dan melihat warnanya

Oli memiliki ciri khas yaitu memiliki tidak berbau dan berwarna bening. Sementara oli palsu akan terlihat berwarna lebih keruh dan memilikii bau gosong.

Anda pasti bisa cepat membedakan dan terlihat jelas produksi oli asli buatan pabrik dengan oli olahan tangan manusia dengan segala keterbatasan alat dan keuangan demi meraup untung lebih besar.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mudik Gratis untuk Mekanik,...
Mudik Gratis untuk Mekanik, Strategi Mobil Jaga Loyalitas di Tengah Persaingan Pelumas 2026
Vklass Buktikan Artificial...
Vklass Buktikan Artificial Leather Juga Bisa Berkelas dan Tahan Banting
Pelumas Standar UEA...
Pelumas Standar UEA Mulai Bidik Industri Otomotif Indonesia
Cara Melepas dan Pasang...
Cara Melepas dan Pasang Aki Mobil yang Benar
Jebakan Maut Pasca Liburan:...
Jebakan Maut Pasca Liburan: Dosa Sepele yang Bikin Kantong Jebol dan Mengancam Nyawa
Cara Menyimpan Mobil...
Cara Menyimpan Mobil dalam Waktu Lama Agar Ban Tidak Kempis
Pertamina Fastron Jadi...
Pertamina Fastron Jadi Oli Mobil Pilihan Konsumen di Ajang WOW Brand 2026
Ini Komponen yang Rawan...
Ini Komponen yang Rawan Rusak saat Mobil Terendam Banjir
Komunitas Relawan Ambulans...
Komunitas Relawan Ambulans Nusantara Apresiasi Perawatan Mobil dari Vision+ dan Otoklix
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved