Cegah Kiamat Kei Car, Suzuki, Daihatsu dan Toyota Jalin Kerja Sama
Kamis, 22 Juli 2021 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Siap-siap Triumph akan Buat Motocross dan Motor Enduro
Japan Mini Vehicles Association (JMVA) mengatakan dibutuhkan penambahan biaya sekitar 1 juta Yen (Rp131,9 juta) hingga 2 juta Yen (Rp263,9) jika Kei Car berubah dari mesin konvensional ke motor listrik.
Hal ini dikonfirmasi oleh Tokyo Tokai Research yang mengatakan penambahan biaya itu akan membuat Kei Car lebih mahal dua kali dari harga biasanya. Jika hal itu terjadi maka kiamat Kei Car akan terjadi karena masyarakat akan mulai meninggalkan mobil-mobil ikonik Jepang itu.
Disinilah Toyota akan memegang peranan penting bagi Suzuki dan Daihatsu. Toyota akan berupaya agar biaya produksi pembuatan mobil-mobil kecil listrik itu tidak akan terlalu besar sehingga masyarakat masih mampu membeli Kei Car listrik.
"Ada banyak isu dimana produsen mobil-mobil kecil tidak bisa memecahkan masalah itu sendirian," terang Suzuki dan Daihatsu dikutip dari Bloomberg.
Japan Mini Vehicles Association (JMVA) mengatakan dibutuhkan penambahan biaya sekitar 1 juta Yen (Rp131,9 juta) hingga 2 juta Yen (Rp263,9) jika Kei Car berubah dari mesin konvensional ke motor listrik.
Hal ini dikonfirmasi oleh Tokyo Tokai Research yang mengatakan penambahan biaya itu akan membuat Kei Car lebih mahal dua kali dari harga biasanya. Jika hal itu terjadi maka kiamat Kei Car akan terjadi karena masyarakat akan mulai meninggalkan mobil-mobil ikonik Jepang itu.
Disinilah Toyota akan memegang peranan penting bagi Suzuki dan Daihatsu. Toyota akan berupaya agar biaya produksi pembuatan mobil-mobil kecil listrik itu tidak akan terlalu besar sehingga masyarakat masih mampu membeli Kei Car listrik.
"Ada banyak isu dimana produsen mobil-mobil kecil tidak bisa memecahkan masalah itu sendirian," terang Suzuki dan Daihatsu dikutip dari Bloomberg.
(wsb)
Lihat Juga :