Pojok Otomotif Lazada Wujudkan UMKM Kualitas Global Harga Lokal

Senin, 13 Desember 2021 - 23:46 WIB
loading...
Pojok Otomotif Lazada...
Lazada akan memberikan pendampingan terhadap UMKM yang membuka toko online di Pojok Otomotif Lazada. Foto/SINDONEWScom-Wahyu Sibarani.
A A A
JAKARTA - Pojok Otomotif Lazada berupaya menjadikan pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di bidang otomotif menjadi pebisnis dengan produk berkualitas global harga lokal. Hadirnya Pojok Otomotif diharapkan menjadi tempat dan sarana bagi pelaku UMKM di bidang otomotif tidak salah bimbingan agar bisa meningkatkan bisnis dan keuntungan yang didapatan.

Diketahui,Pojok Otomotifsendiri merupakan kategori atau kanal Lazada yang menyajikan produk, suku cadang, dan aksesori kendaraan. Opsi tersebut tersedia di halaman depan aplikasi yang ditandai dengan logo berbentuk roda.

Menariknya, ada banyak barang-barang di Pojok Otomotif yang ditawarkan pelaku usaha mikro. Hal tersebut seakan membuktikan, Lazada memang memiliki perhatian lebih terhadap UMKM di Indonesia.

Setidaknya hal itu dirasakan oleh Nur Rizky, pemilik Raja Sparepart yang buka toko di Pojok Otomotif Lazada. Awalnya dia memutuskan untuk buka usaha sparepart karena pengaruh lingkungannya.

Menurut dia wilayahnya tinggal banyak orang yang berjualan sparepart. Dari situlah kemudian dia mencoba peruntungan yang sama. Di waktu yang bersamaan dia melihat adanya peluang berjualan di dunia maya.

"Jadi kami coba cari keberuntungan di Lazda. Saat itu tantangannya kami belum tahu caranya. Teman-teman juga masih buta bagaimana berjualan di situ," kenang Nur Rizky.

Tidak heran jika selama tiga bulan berjualan Nur Rizky mengaku tidak mendapatkan untung. Orang yang beli sparepart di toko online miliknya juga tidak seberapa.

Baca juga : Ini Adegan Cuci Mobil Film Hollywood Paling Panas dan Bikin Jantung Bergetar

Pojok Otomotif Lazada Wujudkan UMKM Kualitas Global Harga Lokal


Beruntungnya saat itu Nur Rizky tiba-tiba dihubungi Lazada. Situs e-commerce itu ternyata menawarkan bantuan agar toko online miliknya bisa berjalan maksimal.

Tidak main-main, lewat program bernama Rising Star dan Lazada Business Academuy, Nur Rizky didampingi oleh Lazda dalam berbisnis. Mulai dari cara berjualan yang menarik hingga proses pengiriman barang yang lebih baik. Selama didampingi Lazada justru sama sekali tidak menerima bayaran.

"Kami benar-benar dipandu sapai ada perubahan besar dari segi income. Sekarang penjualan kami banyak," jelasnya.

Kebahagiaan yang sama juga dirasakan oleh Aris, pemilik toko online Gentho Kingshop. Seperti Nur Rizky, Aris mengaku nyemplung ke bisnis online dengan pengetahuan yang sangat nol.

Tidak heran jika saat membuka toko online, Aris benar-benar kebingungan harus melakukan apa saja. Dia bahkan mencari-cari informasi melalui YouTube untuk mendapatkan informasi. Hanya saja tidak ada bekal yang bisa membuat toko online mmiliknya ramai dari pembeli.

Baca juga : 3 Selebritas Ini Bisa Beli Ferrari Tapi Kesulitan Masuk ke Dalamnya

Pojok Otomotif Lazada Wujudkan UMKM Kualitas Global Harga Lokal


"Kita baru mulai toko online itu setahun. Awalnya sepi banget. Untung kemudian Lazada nelpon dan mencoba ngajarin kita," ujarnya.

Ternyata bantuan yang diberikan Lazada berpengaruh besar buat Aris. Perlahan-lahan barang dagangannya mulai terjual. Seiring waktu penjualan terus meningkat hingga akhirnya Aris mengaku bingung sendiri dalam menyiapkan stok barang. "Kita sempet keteter di pengadaan stok. Untungnya diajari juga sama Lazada untuk mengatasinya," jelas Aris.

Bimbingan kepada pelaku UMKM memang diyakini merupakan salah satu upaya yang sangat mujarab agar bisa berkembang dengan baik. Direktur Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) I Nyoman Adhiarna mengatakan bimbingan atau pelatihan digital yang diberikan merupakan salah satu stimulus yang dapat mengembangkan potensi bisnis yang ada.

"Harapannya, para UMKM dapat memiliki kemampuan dasar dalam memanfaatkan dan menanggulangi masifnya perkembangan teknologi,” ujar I Nyoman Adhiarna.

Dia meyakini saat ini banyak pelaku UMKM di Indonesia yang butuh kesempatan dan pelatihan agar bisa mengubah jalan hidup mereka. Belum lagi produk yang ditawarkan juga sangat berkualitas.

Baca juga : Agar Mobilnya Irit, Bentley Bangun Lokasi Pengujian Senilai Rp235,6 Miliar

Pojok Otomotif Lazada Wujudkan UMKM Kualitas Global Harga Lokal


Hal yang sama juga ditemukan Canggih Satriatama, VP Commercial Automotive Lazada ketika membuka Pojok Otomotif Lazada. Dia mengatakan Indonesia pasti memiliki potensi-potensi yang tinggi dalam bisnis otomotif. Pasalnya Indonesia merupakan negara yang besar dan memiliki jumlah penjualan otomotif yang tinggi di wilayah Asia Tenggara lainnya.

Nyatanya sangat mudah ditemukan pelaku UMKM yang fokus di bisnis otomotif. Hanya saja pelaku UMKM yang ada masih melakukan bisnisnya dengan tradisional. Padahal kualitas barang yang ditawarkan sangat baik dan berkualitas. "Barangnya itu benar-benar buatan anak negeri. Kata klien saya kualitasnya global harga lokal," ujar Canggih Satriatama.

Hanya memang menurut dia banyak dari mereka yang justru belum maksimal dalam memanfaatkan potensi digital. Hal itulah yang membuat Lazada menggerakkan ekosistem yang telah ada guna melakukan pendampingan.

Mereka memiliki Lazada Rising Star dan Lazada Universities. Kedua elemen itu kemudian bergerak membantu beberapa pelaku UMKM terpilih untuk bisa memaksimalkan potensi mereka. Dari situlah akhirnya ditemukan Nur Rizky dan Aris dari toko Gentho Kingshop.

"Lazada Rising Star dan Lazada Univeristies itu bertindak sebagai business consultant. Jadi mereka tidak berhenti di sini saja tapi juga tetap terus berkembang," jelas Canggih Satriatama.

Dia mengatakan upaya yang dilakukan Lazada tidak hanya untuk mengembangkan potensi bisnis pelaku UMKM saja. Mereka juga bisa mengukur dan mengetahui apa yang terjadi dan dibutuhkan oleh masyarakat.

"Kami dapat bonus karena bisa berkenalan dengan orang-orang luar biasa ini," pungkasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Rekomendasi
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Berita Terkini
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved