Kurang Tenaga Kerja, Perusahaan Truk Rusia Siap Pekerjakan Narapidana
Senin, 20 Desember 2021 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Ini Sosok yang Bikin Gadis-gadis Monster Energy Kelewat Hot dan Seksi
"Program ini hanya untuk mereka yang tidak melakukan kejahatan serius. Kami sangat terbuka menanti kehadiran mereka di perusahaan kami," ungkap keterangan resmi Kamaz.
Sementara Wakil Perdana Menteri Rusia Marat Khusnullin mengatakan pada Juni lalu potensi mempekerjakan tahanan ke berbagai pabrik yang ada merupakan solusi menarik. Menurutnya industri Rusia membutuhkan sebanyak 1,5 juta karyawan baru. Dia memprediksi sebanyak 180.000 tahanan bisa dimanfaatkan oleh pabrik-pabrik Rusia.
Marat Khusnullin bahkan mengajukan ide agar para narapidana itu juga bisa dipekerjakan di wilaya Rusia yang dekat dengan Kutub Utara. Pasalnya tidak semua orang Rusia mau bekerja di wilayah superdingin itu.
"Program ini hanya untuk mereka yang tidak melakukan kejahatan serius. Kami sangat terbuka menanti kehadiran mereka di perusahaan kami," ungkap keterangan resmi Kamaz.
Sementara Wakil Perdana Menteri Rusia Marat Khusnullin mengatakan pada Juni lalu potensi mempekerjakan tahanan ke berbagai pabrik yang ada merupakan solusi menarik. Menurutnya industri Rusia membutuhkan sebanyak 1,5 juta karyawan baru. Dia memprediksi sebanyak 180.000 tahanan bisa dimanfaatkan oleh pabrik-pabrik Rusia.
Marat Khusnullin bahkan mengajukan ide agar para narapidana itu juga bisa dipekerjakan di wilaya Rusia yang dekat dengan Kutub Utara. Pasalnya tidak semua orang Rusia mau bekerja di wilayah superdingin itu.
(wsb)
Lihat Juga :