Unik, Warga Malaysia Bungkus Mobil dengan Plastik Agar Tak Terendam Banjir

Kamis, 23 Desember 2021 - 19:22 WIB
loading...
Unik, Warga Malaysia Bungkus Mobil dengan Plastik Agar Tak Terendam Banjir
Warga Malaysia kini menggunakan plastik untuk melindungi mobil mereka dari banjir. Foto/World of Buzz.
A A A
MALAYSIA - Banjir besar yang terjadi di Malaysia beberapa waktu lalu membuat warga Malaysia berimprovisasi membungkus mobil mereka dengan plastik. Diharapkan dengan terbungkus plastik banjir tidak bisa masuk ke dalam mobil.

World of Buzz menyebutkan plastik-plastik itu malah dijual secara khusus. Terdapat empat ukuran plastik yang disediakan menyesuaikan ukuran mobil. Harganya pun beragam dimulai dari 199 Ringgit hingga 499 Ringgit atau dari Rp672.449 hingga Rp1,6 juta.

Baca juga : Biaya Mutasi Motor yang Perlu Diperhatikan Agar Nyaman saat Pindah Lokasi

Unik, Warga Malaysia Bungkus Mobil dengan Plastik Agar Tak Terendam Banjir


Penjual juga menyediakan tutorial untuk memasang plastik di mobil. Dari panduan yang disediakan setidaknya butuh 3 orang agar plastik terpasang sempurna ke mobil. Untuk mengikatnya mereka menyediakan alat ikat khusus.

Banjir di Malaysia diketahui telah memakan banyak korban. Setidaknya 37 orang meninggal dunia dan 68 ribu lainnya terkena dampak banjir yang sudah menerjang Malaysia sejak pekan lalu hingga hari ini, Kamis (23/12/2021). Selain korban nyawa, banjir juga merusak properti warga Malaysia termasuk kendaran roda dua dan roda empat.

Baca juga : Adu Banteng Tesla vs iPhone 12 Pro Max, Hasilnya Mengejutkan

Unik, Warga Malaysia Bungkus Mobil dengan Plastik Agar Tak Terendam Banjir


Inspektur Jenderal Kepolisian Malaysia, Acryl Sani Abdullah Sani, mengatakan bahwa total itu terhitung setelah pihaknya menerima laporan korban jiwa tambahan pada hari ini. "Dalam 24 jam belakangan, ada lima laporan kematian dan empat orang hilang," ujar Acryl, seperti dikutip Free Malaysia Today.

Dengan tambahan tersebut, total 37 orang meninggal akibat banjir, sementara 10 penduduk lainnya juga masih hilang setelah bencana tersebut. "Hingga saat ini, ada 68.341 korban banjir dari 18.080 keluarga di seluruh negara," tutur Acryl.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1568 seconds (11.252#12.26)