Kaca Depan Mobil Pecah Jadi Mimpi Buruk Pemilik Mobil Canggih
Senin, 27 Desember 2021 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A

Nah, bayangkan jika tiba-tiba kaca mobil tersebut retak dan pecah. Tentu mengganti kaca depannya tidak akan semudah di mobil biasa. "Dulu penggantian kaca depan sangat mudah dan tidak merepotkan. Kini jadi lebih kompleks karena perlu kalibrasi dan diganosa khusus," ujar Aaron Schulenburg, Executive Director of the Society of Collision Repair Specialists.
Tidak hanya fitur ADAS yang sangat kompleks, fitur-fitur lain yang lebih sederhana juga punya pengaruh besar. Ambil contoh fitur rain sensing yang sangat umum digunakan di mobil-mobil baru. Fitur itu memungkinkan wiper bekerja otomatis apabila ada air yang jatuh ke permukaan kaca depan.
Begitu juga dengan head up display yang memproyeksikan berbagai informasi mobil ke kaca depan bagian dalam. Jadi mimpi buruk benar-benar terjadi apabila kaca depan itu pecah. Biaya penggantiannya akan sangat besar dan proses perbaikan yang tidak sederhana.
Baca juga : Ini Denda Ngebut Paling Mahal di Berbagai Negara, Ada yang Tembus Rp10,8 miliar
Lihat Juga :