Laris Manis, Lamborghini Tetap Berupaya Jadi Mobil yang Eksklusif

Senin, 28 Februari 2022 - 10:23 WIB
loading...
Laris Manis, Lamborghini...
Lamborghini tidak mengejar volume penjualan seperti mobil-mobil lainnya. Mereka justru mengincar sisi eksklusivitas dengan salah satu cara membangkitkan lagi mobil lama seperti Lamborghini Countach. Foto/Netcarshow
A A A
JAKARTA - Lamborghini berupaya jadi mobil yang eksklusif meski penjualan mereka terus laris manis hingga kini. Bisnis Lamborghini memang terus meningkat pesat belakangan ini.

Tahun lalu saja mereka berhasil menjual sebantak 8.405 unit Lamborghini. Capaian itu jadi penjualan terbesar selama 58 tahun Lamborghini berdiri. Menariknya meski laris manis, Lamborghini justru enggan untuk meningkatkan kapasitas produksi mobil mereka.

Perusahaan mobil yang berbasis di Sant Agata, Bologna itu justru berupaya mempertahankan sisi eksklusivitas mobil mereka. Walau produk-produk baru akan mereka hadirkan, Lamborghini berupaya agar mobil-mobil mereka bukan jadi produk massal.

Baca juga : Mobil-mobil Kebanggaan Inggris yang Kini Tak Mereka Miliki Lagi

Laris Manis, Lamborghini Tetap Berupaya Jadi Mobil yang Eksklusif


Setidaknya jualan Lamborghini menurut Andrea Baldi tidak akan sebanyak Audi dan Porsche. "Dari 10.000 mobil yang melintas di depan rumah Anda, satu hanya Lamborghini. Setidaknya itu harapan kami," jelas Andrea Baldi, CEO Lamborghini Amerika Serikat.

Meski tidak terlalu peduli pada volume penjualan, Andrea Baldi mengatakan Lamborghini justru mengandalkan nilai penjualan. Dia mencontohkan saat ini mereka sudah mulai menjual mobil-mobil edisi terbatas.

Termasuk mobil-mobil klasik Lamborghini yang kemudian dibangkitkan lagi dengan jumlah terbatas. Mobil-mobil itu justru memiliki banderol harga yang fantatis dan diyakini mampu melampaui volume penjualan.

Baca juga : Belum Diproduksi, Dealer Sudah Mark Up Harga Bugatti Centodieci Hingga Rp200,6 Miliar

Contohnya Lamborghini Countach LPI 800-4 yang baru-baru ini diluncurkan. Mobil itu dibuat untuk menghormati kiprah mobil klasik Lamborghini Countach yang diproduksi pada 1974.

"Mobil itu sudah terjual semua. Mereka bahkan sudah membeli sebelum melihatnya langsung," ujar Andrea Baldi.

Diketahui Lamborghimni Countach LPI 800-4 hanya diproduksi sebanyak 112 unit. Harganya mencapai USD2,64 juta atau setara Rp38,02 miliar.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferrari Luce Dikritik,...
Ferrari Luce Dikritik, Lamborghini: Pembatalan EV Adalah Langkah Tepat
Merek China Mulai Kuasai...
Merek China Mulai Kuasai Pasar, Honda Nyaris Terlempar dari Daftar 10 Terlaris Nasional
Heboh! Penjualan Mobil...
Heboh! Penjualan Mobil Nasional April 2026 Tembus 80 Ribu Unit, Rekor Baru Pasca-Lebaran
Fenomeno Roadster, Hypercar...
Fenomeno Roadster, Hypercar Paling Kencang Buatan Lamborghini
Inilah 5 Merek Mobil...
Inilah 5 Merek Mobil Paling Tidak Laku di Indonesia
Porsche 911 GT3 Generasi...
Porsche 911 GT3 Generasi Berikutnya Akan Gunakan Mesin Turbo?
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
Penjualan Mobil Nasional...
Penjualan Mobil Nasional di 2026 Diproyeksi Capai 850.000 Unit
Pusat Kebugaran Ini...
Pusat Kebugaran Ini Tawarkan Hadiah Porsche Bagi yang Bisa Turunkan Berat Badan 50 kg dalam 3 Bulan
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved