Lebih Berbahaya dari Kendaraan Tempur, Motor Konsep Uni Soviet Harus Dikubur Sebelum Dilahirkan

Sabtu, 05 Maret 2022 - 05:02 WIB
loading...
Lebih Berbahaya dari...
Konsep Motor Uni Soviet yang lebih berbahaya dari Kendaraan tempur. FOTO/ IST
A A A
MOSCOW - Uni Soviet tak hanya menciptakan kendaraan-kendaraan tempur yang sangat terkenal dengan kekuataanya, akan tetapi Uni Soviet juga pernah merancang motor yang lebih berbahaya dari kendaraan tempur yakni Grokhovsky.

Seperti dilansir dari RB, dalam usaha menciptakan Hovercraft, Uni Soviet bekerja keras demi memajukan kemampuan teknologinya.

BACA JUGA - Motor Serdadu Uni Soviet dan NAZI di Perang Dunia I dan II

Insinyur-insinyur Soviet yang paling cerdas memberanikan diri untuk menciptakan kendaraan lapis baja paling tak biasa demi memastikan keunggulan militer negara mereka.

Hovercraft lapis baja dan tank beralas luncur hanyalah segelintir ‘mahakarya’ Pavel Grokhovsky yang tak biasa.

Proyek Grokhovsky yang tak biasa lainnya adalah apa yang disebut sepeda motor tempur atau sepeda lapis baja.

Berdasarkan desain Grokhovsky, kendaraan ini seharusnya menjadi kendaraan semiroda rantai satu kursi, yang sangat mirip dengan sepeda motor, tetapi dengan kemampuan lintas alam yang lebih unggul.

Berdasarkan desain konsep, si pengemudi harus duduk di kabin lapis baja di bagian depan kendaraan, sementara kompartemen mesin dan transmisi ditempatkan di bagian belakang.

Lambung lapis baja kendaraan ini memberikan perlindungan dari peluru dan pecahan-pecahan amunisi kecil serta melindungi kendaraan tersebut sepenuhnya.

Anehnya, kendaraan itu dilengkapi dengan dua roda rantai di belakang dan roda tipe sepeda motor di depan.

Namun sayang, konsep motor itu hanya menjadi lingkup imajinasi mereka begitu tak terbatas sehingga banyak dari proyek ini hanya bertahan di atas kertas.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Nissan Yakin Kembali...
Nissan Yakin Kembali Meraih Keuntungan Setelah Hampir Dua Tahun Terus Merugi
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Infografis
Waspada Punya Perut...
Waspada Punya Perut Buncit, Lebih Berbahaya dari Obesitas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved