Terlalu Berisik, Nissan GT-R Akhirnya Stop Jualan di Eropa
Rabu, 16 Maret 2022 - 12:26 WIB
loading...
Nissan GT-R akhirnya tidak dijual lagi di Eropa karena gagal memenuhi regulasi suara yang ditetapkan. Foto/Netcarshow
A
A
A
INGGRIS - Mobil legendaris Nissan GT-R akhirnya tidak lagi dijual di kawasan Eropa karena tidak berhasil memenuhi standar suara yang telah ditetapkan. Penghentian penjualan itu sangat ironis karena Nissan GT-R telah 13 tahun diterima di pasar otomotif Benua Biru.
"Setelah 13 tahun berada di pasar sebagai mobil sport performa tinggi yang terjangkau, akhirnya kamim mengumumkan NIssan GT-R akan tidak lagi dijual di Eropa dan Inggris terhitung Maret ini," ujar juru bicara Nissan Inggris seperti dikutip Carscoops.
Uni Eropa memang sudah mengeluarkan peraturan baru tentang polusi suara pada 1 Juli 2021 lalu. Dalam peraturan itu mereka meminta segala jenis kendaraan bisa meminimalkan suara yang dihasilkan. Hal itu terjadi karena peraturan sebelumnya yang keluar tahun 1995 dianggap tidak berhasil dalam menekan polusi suara.
Baca juga : Raffi Ahmad Beruntung, Ferrari Resmi Stop Produksi F8 Spider dan Tributo
![Terlalu Berisik, Nissan GT-R Akhirnya Stop Jualan di Eropa]()
Keputusan itu tentu sangat memukul pencinta mobil sport Jepang yang ada di Eropa. Apalagi mereka juga sudah kecewa karena Nissan telah memutuskan tidak membawa mobil sport baru buatan mereka Nissan Z ke negara-negara di Eropa. Hal itu terjadi karena pasar mobil Sport yang terus menurun.
“Pasar mobil sport di Eropa menyusut dan peraturan khusus tentang emisi membuat Nissan tidak dapat membuat skema bisnis yang bagus untuk Nissan Z generasi baru," tulis Carscoops.
"Setelah 13 tahun berada di pasar sebagai mobil sport performa tinggi yang terjangkau, akhirnya kamim mengumumkan NIssan GT-R akan tidak lagi dijual di Eropa dan Inggris terhitung Maret ini," ujar juru bicara Nissan Inggris seperti dikutip Carscoops.
Uni Eropa memang sudah mengeluarkan peraturan baru tentang polusi suara pada 1 Juli 2021 lalu. Dalam peraturan itu mereka meminta segala jenis kendaraan bisa meminimalkan suara yang dihasilkan. Hal itu terjadi karena peraturan sebelumnya yang keluar tahun 1995 dianggap tidak berhasil dalam menekan polusi suara.
Baca juga : Raffi Ahmad Beruntung, Ferrari Resmi Stop Produksi F8 Spider dan Tributo

Keputusan itu tentu sangat memukul pencinta mobil sport Jepang yang ada di Eropa. Apalagi mereka juga sudah kecewa karena Nissan telah memutuskan tidak membawa mobil sport baru buatan mereka Nissan Z ke negara-negara di Eropa. Hal itu terjadi karena pasar mobil Sport yang terus menurun.
“Pasar mobil sport di Eropa menyusut dan peraturan khusus tentang emisi membuat Nissan tidak dapat membuat skema bisnis yang bagus untuk Nissan Z generasi baru," tulis Carscoops.
Lihat Juga :