Pengalaman Pengguna Isuzu GIGA Bermesin Common Rail

Senin, 21 Maret 2022 - 01:28 WIB
loading...
Pengalaman Pengguna...
Direktur PT Kemasan Ciptatama Sempurna, Wahyudi Sulistya pengguna Isuzu GIGA. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejak tahun 2010 PT Isuzu A stra Motor Indonesia (IAMI) menggunakan teknologi mesin common rail pada kendaraan bermesin diesel. Maka dari itu, ketika 7 April 2022 aturan standar emisi gas buang Euro 4 diberlakukan, maka Isuzu Astra pun sudah siap, bahkan konsumen Isuzu Astra juga tidak perlu khawatir lagi.

Pertama kali teknologi mesin diesel common rail ini diterapkan pada Isuzu GIGA pada 2011, dan setara dengan Euro 4.


Mesin diesel common-rail ini merupakan teknologi atau sistem yang mengelola dan menyemprotkan bahan bakar ke dalam jantung mekanis diesel. Salah satu keunggulan mesin common-rail adalah memberikan lebih banyak tenaga ketimbang mesin diesel konvesional.

Teknologi common rail mampu menurunkan emisi dan output yang lebih tinggi, yang berhubungan dengan tekanan injeksi. Mesin itu menerapkan pengendalian kuantitas injeksi bahan bakar guna mengurangi kebisingan dan emisi gas buang.

Sebagai perusahaan yang sudah lama menggunakan Isuzu GIGA untuk aktivitas bisnisnya, Direktur PT Kemasan Ciptatama Sempurna, Wahyudi Sulistya mengatakan bahwa sejauh ini menggunakan mesin common rail Isuzu ini sangat menguntungkan.

"Berdasarkan pengalaman saya, biaya perawatan menjadi lebih murah, tentunya sangat menguntungkan buat para pengusaha, khususnya seperti saya ini. Pemakaian bahan bakarnya juga menjadi lebih irit," ujar Wahyudi di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW), Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/3/2022).

Selama menggunakan mesin common rail Isuzu ini tidak pernah mengalamai masalah yang begitu berarti. Belum lagi Isuzu juga selalu mengingatkan kepada konsumen mengenai perawatan berkala, sehingga sebagai konsumen tidak perlu repot karena sudah tercatat dengan baik oleh Isuzu.

"Mesin common rail Isuzu ini saya rasa cukup praktis. Perawatannya juga tidak rumit, sehingga sangat menguntungkan buat perusahaan kami," ungkap Wahyudi.

Mengenai layanan purna jual, Wahyudi mengaku selama 14 tahun menggunakan unit Isuzu selalu memuaskan. Artinya, begitu unit mengalami masalah, teknisi Isuzu langsung datang untuk memperbaiki sehingga tidak harus menunggu lama.

"Sparepart yang sifatnya fast moving Isuzu memberikan stok kepada kita, dan ketika dipakai baru dibuatkan tagihannya. Sejauh ini pelayanan purna jualnya juga terbaik," ujar Wahyudi.

Sebagai pengusaha, ungkap Wahyudi para pelaku usaha lainnya juga harus menggunakan Isuzu, karena secara varian juga banyak sesuai dengan kebutuhan sehingga tentunya menguntungkan bagi perusahaan.

"Ini sudah terbukti oleh saya, jangan ragu untuk menggu akan Isuzu dalam partner berusaha, jelas akan ikut menguntungkan," jelas dia. Saat ini PT Kemasan Ciptatama Sempurna memiliki lebih dari 150 unit kepemilikan kendaraan Isuzu
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Isuzu Siapkan Truk Klasik...
Isuzu Siapkan Truk Klasik Keren yang Belum Pernah Anda Lihat
Mercy Bagong, Truk Legendaris...
Mercy Bagong, Truk Legendaris yang Pernah Dirakit di Tanjung Priok
Penyebab Motor Mati...
Penyebab Motor Mati saat Digas dan Cara Mengatasinya
P2 Tiger: Kendaraan...
P2 Tiger: Kendaraan Lapis Baja Canggih Made in Tangerang, Hasil Kolaborasi dengan Texelis
Pengemudi Truk Indonesia...
Pengemudi Truk Indonesia Juara Ajang Global UD Extra Mile Challenge 2024 di Jepang
Hadirkan Truk T-Way,...
Hadirkan Truk T-Way, Inovasi Transportasi Diperkenalkan
Siap Diproduksi, Fantic...
Siap Diproduksi, Fantic Imola dan Stealth Tampilkan di EICMA 2024
Kesandung Kasus Pemalsuan...
Kesandung Kasus Pemalsuan Data, Hino Catat Kerugian Terbesar Tahun Ini
Dubai Siap Hadirkan...
Dubai Siap Hadirkan Taksi Terbang pada Tahun 2026
Rekomendasi
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
Pemuda Gunung Putri...
Pemuda Gunung Putri Bogor Terseret Ombak Pantai Goa Langir Sawarna
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
Berita Terkini
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
4 jam yang lalu
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
6 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
7 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
9 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
12 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
15 jam yang lalu
Infografis
Keep in Chat, Fitur...
Keep in Chat, Fitur Baru Aplikasi WhatsApp untuk Pengguna
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved