Bulan Depan, UEA Luncurkan Misi Pertama ke Planet Mars
Sabtu, 20 Juni 2020 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
Sarah juga masih menyimpan berbagai pertanyaan yang setidaknya harus dia jawab untuk melepaskan rasa penasarannya. “Misalnya, jika ada badai debu besar di Mars apakah itu meningkatkan laju pelepasan hidrogen dan oksigen,” katanya.
Pertanyaan dan pernyataan Sarah didukung oleh Sir Ian Blatchford, Direktur Kelompok Museum Sains Inggris. Ia mengatakan, misi UEA akan memberikan gambaran holistik iklim Mars yang paling komprehensif dan menyeluruh. Para pejabat di UEA mengungkapkan bahwa peluncuran Amal sangat penting untuk status dan kelangsungan ekonomi negara itu. Salah satunya adalah menjalin dan memperkuat kerja sama dengan negara-negara lain. (Baca juga: Ini Negara Arab pertama yang Bertekad Pergi ke Mars)
“Proyek ini sangat menantang karena sekitar setengah dari semua misi ke Mars berakhir dengan kegagalan,” kata manajer proyek, Omran Sharaf.
Pada misi awal ini, UEA tidak akan mendaratkan pesawatnya di Mars, tetapi lebih memilih sebagai pengorbit yang berfungsi. Itu adalah risiko yang layak diambil UEA, yang merupakan negara muda dan belum berusia 50 tahun (dalam antariksa). (Lihat foto: Bus Trans Patriot Bekasi Kembali Beroperasi)
“Tujuannya adalah untuk merayakan ulangtahun ke-50 kami pada 2 Desember 2021, dengan pesan yang sangat besar untuk mencapai Mars,” kata Sharaf.
Sharaf mengambil sebuah pelajaran di masa lalu, di mana wilayah UEA digunakan sebagai penghasil pengetahuan lebih dari 800 tahun silam. Seluruh orang dari berbagai agama membangun wilayah tersebut.
“Saat kami berhenti melakukan itu, kami mundur. Untuk misi Mars, syarat selama ini adalah kamu harus membangunnya, bukan membelinya,” katanya.
Pertanyaan dan pernyataan Sarah didukung oleh Sir Ian Blatchford, Direktur Kelompok Museum Sains Inggris. Ia mengatakan, misi UEA akan memberikan gambaran holistik iklim Mars yang paling komprehensif dan menyeluruh. Para pejabat di UEA mengungkapkan bahwa peluncuran Amal sangat penting untuk status dan kelangsungan ekonomi negara itu. Salah satunya adalah menjalin dan memperkuat kerja sama dengan negara-negara lain. (Baca juga: Ini Negara Arab pertama yang Bertekad Pergi ke Mars)
“Proyek ini sangat menantang karena sekitar setengah dari semua misi ke Mars berakhir dengan kegagalan,” kata manajer proyek, Omran Sharaf.
Pada misi awal ini, UEA tidak akan mendaratkan pesawatnya di Mars, tetapi lebih memilih sebagai pengorbit yang berfungsi. Itu adalah risiko yang layak diambil UEA, yang merupakan negara muda dan belum berusia 50 tahun (dalam antariksa). (Lihat foto: Bus Trans Patriot Bekasi Kembali Beroperasi)
“Tujuannya adalah untuk merayakan ulangtahun ke-50 kami pada 2 Desember 2021, dengan pesan yang sangat besar untuk mencapai Mars,” kata Sharaf.
Sharaf mengambil sebuah pelajaran di masa lalu, di mana wilayah UEA digunakan sebagai penghasil pengetahuan lebih dari 800 tahun silam. Seluruh orang dari berbagai agama membangun wilayah tersebut.
“Saat kami berhenti melakukan itu, kami mundur. Untuk misi Mars, syarat selama ini adalah kamu harus membangunnya, bukan membelinya,” katanya.
Lihat Juga :