4 Penyebab Busi Motor Cepat Mati, Waspadai!

Jum'at, 17 Juni 2022 - 19:03 WIB
loading...
4 Penyebab Busi Motor...
Sedikitnya ada empat penyebab busi motor cepat mati yang bisa diketahui. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sedikitnya ada empat penyebab busi motor cepat mati yang bisa diketahui. Dengan memahami ulasan ini, pemilik kendaraan bisa meminimalisir hal-hal yang bisa membuat komponen tersebut mati atau rusak.

Busi merupakan salah satu komponen penting pada motor, terutama pada sistem pengapian. Dalam fungsinya, busi bertugas untuk melepas suhu panas yang berasal dari ruang pembakaran. Nantinya, panas tersebut akan dialirkan ke sistem pendingin mesin.

Baca juga : Tips Merawat Busi Motor Agar Performa Mesin Kendaraan Terjaga

Selain itu, busi juga berfungsi sebagai pengubah daya listrik yang berasal dari koil menjadi percikan api. Setelahnya, akan terjadi proses pembakaran untuk menghasilkan energi penggerak mesin.

Dalam beberapa kejadian, pengendara kerap mengalami busi motornya yang sering mati. Padahal, busi tersebut terkadang belum lama digunakan atau bisa dibilang masih baru.

Lantas, apa sajakah penyebab busi motor cepat mati atau rusak? Dilansir dari situs Suzuki, berikut ulasannya :

1. Posisi Busi Kurang Tepat

Pada beberapa kasus, pengendara memasang busi dengan terburu-buru. Melihat dari kemungkinannya, tentu hal tersebut bisa mengakibatkan posisi pemasangan busi yang kurang tepat.

Posisi busi yang terlalu longgar atau tidak tepat bisa membuat komponen ini menjadi cepat rusak atau mati. Tidak hanya itu, hal ini juga bisa merambah ke masalah pada mesin motor. Termasuk salah satunya adalah membuat tenaga motor menjadi loyo.

2. Kompresi Mesin Mengalami Kebocoran

Penyebab busi motor cepat mati juga bisa diakibatkan kompresi mesin yang bocor. Dalam hal ini, kondisi kebocoran kompresi akan membuat tekanan di silinder ruang pembakaran menghilang.

Biasanya, kebocoran kompresi mesin ditandai dengan tenaga mesin yang ngempos atau loyo. Selain itu, bisa juga muncul tanda lain seperti sistem pembakaran yang tidak bekerja optimal, hingga komponen busi yang cepat mati atau rusak.

Baca juga : Penyebab Busi Motor Hitam dan Basah yang Bikin Mesin Susah Hidup

3. Setelan Bahan Bakar yang Kurang Tepat

Terkadang, pengendara tidak menyadari setelan bahan bakar kendaraannya yang kurang tepat. Padahal, hal ini cukup berpengaruh pada kondisi motor kedepannya.

Setelan bahan bakar yang tidak pas akan berakibat pada hisapan bensin berlebih. Hasilnya, bahan bakar kendaraan menjadi lebih boros dan komponen busi akan cepat mati karena tersiram bensin yang terlalu banyak.

Pengendara bisa memastikannya sendiri dengan melihat bagian elektroda busi. Kondisi busi akan terlihat basah apabila setelan bahan bakar motor kurang tepat. Alternatifnya, tentu pengendara harus menyetel ulang setelan bahan bakarnya.

4. Masalah pada Jalur Pengapian

Pada keadaan tertentu, jalur pengapian bisa mengalami masalah berupa korsleting. Biasanya, hal ini ditandai dengan kondisi motor yang tiba-tiba brebet.

Selain itu, korsleting ini juga bisa mengakibatkan busi menjadi lebih cepat rusak atau mati. Bahkan, untuk kemungkinan terburuknya bisa merambah ke komponen lain seperti koil dan CDI.

Maka dari itu, setidaknya pengendara bisa memastikannya dengan memeriksa jalur pengapian. Jika melihat kabel yang terbakar atau konslet, segera perbaiki atau bawa ke ahlinya.

Demikian ulasan mengenai penyebab busi motor cepat mati. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bisa Perpanjang SIM...
Bisa Perpanjang SIM dan STNK, ACC Carnival Hadir di Samarinda
Ford Desak Inggris Mengikuti...
Ford Desak Inggris Mengikuti Eropa Melonggarkan Aturan Emisi Kendaraan
Pertahankan 4 Sertifikasi...
Pertahankan 4 Sertifikasi ISO, MPMRent Komitmen Jadi Rental Terbaik bagi Perusahaan
Gran Max: Solusi Cerdas...
Gran Max: Solusi Cerdas untuk Mendukung Kesuksesan Bisnis Anda
Berapa Km Isi Bensin...
Berapa Km Isi Bensin 1 Liter? Ini Cara Hitungnya
Persedian Komponen Tidak...
Persedian Komponen Tidak Cukup, KTM Umumkan Berhenti Produksi Lagi
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Libur Panjang Iduladha...
Libur Panjang Iduladha Berakhir, 199 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek
BRI Hadirkan Promo Spesial...
BRI Hadirkan Promo Spesial KKB The Elite, Bawa Pulang Kendaraan Impian dengan Banyak Keuntungan
Rekomendasi
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Dokter Tifa Didampingi...
Dokter Tifa Didampingi Refly Harun Masuk Ruang Tahanan Polda Metro Jaya, Langsung Ditahan?
Berita Terkini
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved