Mobilnya Belum Dibuat, Orang Superkaya Sudah Pesan Lamborghini Aventador Hybrid

Jum'at, 24 Juni 2022 - 20:00 WIB
loading...
Mobilnya Belum Dibuat,...
Lamborghini Huracan akan jadi mobil konvensional terakhir yang dibuat Lamborghini sebelum beralih ke elektrifikasi. Foto/Bangkok Post
A A A
JAKARTA - Pengakuan mengejutkan diucapkan CEO Lamborghini Stephan Winkelmann tentang Lamborghini Aventador Hybrid . Ternyata sudah banyak orang kaya yang memesan meski mobilnya belum dibuat.

Rencananya Lamborghini Aventador Hybrid memang baru akan dirilis pada 2024. Mobil itu justru akan jadi mobil pertama Lamborghini dalam menuju era elektrifikasi.

Mobil listrik buatan Lamborghini sendiri rencananya baru akan diproduksi pada 2028. Baru pada 2035, Lamborghini akan benar-benar 100 persen memproduksi mobil listrik.

Stephan Winkelmann mengatakan Lamborghini Aventador Hybrid nantinya akan mengadopsi teknologi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Teknologi itu diyakini sebagai yang paling tepat dalam bertransisi ke teknologi listrik murni.

Baca juga : Nah Loh, Jangan Sampe Rugi Besar Ini Penyebab Mobil Turun Mesin

Mobilnya Belum Dibuat, Orang Superkaya Sudah Pesan Lamborghini Aventador Hybrid


Menariknya konsumen setia Lamborghini justru sudah memesan mobil hybrid tersebut. "Kami sudah menerima pre-order yang sangat tinggi. Padahal mereka sama sekali tidak melihat mobilnya. Ini berarti rasa percaya mereka sangat tinggi dan mereka tahu sekali kalau mobilnya itu hybrid," ucap Stephan Winkelmann.

Hal itu membuat Lamborghini sangat yakin dalam mengarungi pasar mobil listrik yang mulai ramai. Kepercayaan itu jadi modal buat Lamborghini untuk tidak merasa tertinggal dengan pabrikan mobil lainnya.

"Kami memang bukan yang pertama di mobil listrik tapi kami memastikan akan jadi yang terbaik," sesumbar pria berpaspor Jerman itu.

Baca juga : Terjangkau, Bugatti Skuter Dijual Lebih Murah dari Honda Beat

Menariknya keputusan Lamborghini untuk benar-benar beralih dari mobil konvensional ke mobil listrik justru berimbas pada penjualan. Saat ini seluruh model Lamborghini sudah mulai terjual dengan cepat.

"Mereka mulai membeli lagi mobil kami karena mereka tahu bahwa saat ini jadi momen terakhir membeli mobil dengan mesin konvensional," terangnya.

Stephan Winkelmann mengonfirmasi dua mobil terakhir yang akan dilengkapi dengan mesin pembakaran dalam adalah Lamborghinin Urus dan Lamborghini Huracan. Setelahnya Lamborghini tidak lagi memproduksi mobil konvensional.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Rekomendasi
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Berita Terkini
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved