Naganaya Indonesia-Kemenperin Gelar Webinar Nasib Industri 4.0
Senin, 29 Juni 2020 - 11:22 WIB
loading...
Webinar Road to Indonesia 4.0 Conference & Expo dengan tema Analisis Dampak COVID-19: Bangkitnya Industri pada era The New Normal diadakan untuk menjawab nasib Revolusi Industri 4.0 di Tanah Air. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Semua negara setuju Industri 4.0 dimulai dengan munculnya internet dan teknologi digital arus utama , terutama perangkat internet. Kini Industri 4.0 telah menjadi subjek perdebatan dan diskusi beberapa negara selama beberapa dekade terakhir. (Baca juga: Menkop dan UKM Teten Masduki Percepat UMKM Go Digital )
Indonesia sendiri telah menjadi negara yang menerapkan era Revolusi Industri 4.0. Berbagai teknologi yang menandakan dimulainya revolusi industri 4.0 ialah industri manufaktur, transportasi, dan lainnya.
Namun adanya pandemik Corona Virus Diseases 19 (COVID-19) yang terjadi di lebih 200 negara di dunia, termasuk Indonesia, beberapa pertanyaan datang dari masyarakat dan pelaku industri terkait perkembangan industri manufaktur. Khususnya di Indonesia pada masa pandemik.
Untuk menjawabnya, Naganaya Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), akan menggelar kegiatan webinar Road to Indonesia 4.0 Conference & Expo. "Webinar mengambil tema Analisis Dampak COVID-19: Bangkitnya Industri pada era The New Normal," kata Aditya Adiguna, Direktur Utama Naganaya Indonesia.
Webinar berlangsung dengan menggunakan aplikasi cisco webex dengan menghadirkan nara sumber yang berkompeten di bidangnya. Antara lain, Agus Gumiwang Kartasasmita (Menteri Perindustrian), Xavier Denoly (Country President Schneider Electric Indonesia), Prakash Chandran (President Director and CEO PT Siemens Indonesia), Marina Kacaribu (Country Managing Director PT Cisco System Indonesia), dan Andi Budimansyah Ketua Federasi Teknologi dan Informasi Indonesia (FTII).
Indonesia sendiri telah menjadi negara yang menerapkan era Revolusi Industri 4.0. Berbagai teknologi yang menandakan dimulainya revolusi industri 4.0 ialah industri manufaktur, transportasi, dan lainnya.
Namun adanya pandemik Corona Virus Diseases 19 (COVID-19) yang terjadi di lebih 200 negara di dunia, termasuk Indonesia, beberapa pertanyaan datang dari masyarakat dan pelaku industri terkait perkembangan industri manufaktur. Khususnya di Indonesia pada masa pandemik.
Untuk menjawabnya, Naganaya Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), akan menggelar kegiatan webinar Road to Indonesia 4.0 Conference & Expo. "Webinar mengambil tema Analisis Dampak COVID-19: Bangkitnya Industri pada era The New Normal," kata Aditya Adiguna, Direktur Utama Naganaya Indonesia.
Webinar berlangsung dengan menggunakan aplikasi cisco webex dengan menghadirkan nara sumber yang berkompeten di bidangnya. Antara lain, Agus Gumiwang Kartasasmita (Menteri Perindustrian), Xavier Denoly (Country President Schneider Electric Indonesia), Prakash Chandran (President Director and CEO PT Siemens Indonesia), Marina Kacaribu (Country Managing Director PT Cisco System Indonesia), dan Andi Budimansyah Ketua Federasi Teknologi dan Informasi Indonesia (FTII).
Lihat Juga :