Ini Dia 3 Bus Buatan dalam Negeri yang Kini Tinggal Kenangan

Rabu, 10 Agustus 2022 - 08:00 WIB
loading...
Ini Dia 3 Bus Buatan...
Tiga bus buatan dalam negeri kini tinggal kenangan. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Bus merupakan transportasi darat yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Kepraktisan, kenyamanan dan biaya yang tidak terlalu mahal membuat bus merupakan sarana transportasi idaman.

Populasi yang besar di Indonesia jadi peluang bisnis yang besar buat produsen bus di dunia. Apalagi saat ini infrastruktur jalan raya dan jalan bebas hambatan juga semakin membaik.

Tol Trans Jawa dan Tol Trans Sumatera juga jadi salah satu faktor yang diyakini akan memicu pesatnya bisnis bus di dalam negeri. Tidak heran jika kini banyak produsen bus di dunia mengirimkan senjata andalan mereka ke Indonesia.

Berbagai bus dari Eropa dan Jepang kini sudah banyak yang wara-wiri di jalan. Sayangnya, saat ini tidak ada bus yang dibuat oleh anak-anak bangsa.

Ini kontras dengan bisnis karoseri yang justru sangat pesat. Perusahaan-perusahaan karoseri Indonesia justru telah mendunia.

Baca juga : Adu Keren Mobil Listrik Indonesia dengan Punya Thailand

Namun jangan salah sangka, Indonesia justru pernah punya 3 bus dalam negeri. Sayangnya ada banyak hal yang membuat ketiganya tidak eksis lagi. Yuk, cermati ceritanya di bawah ini:

1. Bus Perkasa
Ini Dia 3 Bus Buatan dalam Negeri yang Kini Tinggal Kenangan


Bus Perkasa merupakan kreasi PT Wahana Perkasa Auto Jaya pada 1998. PT Wahana Perkasa Auto Jaya memulai bisnis kendaraa niaga berkat sokongan Texmaco. Saat itu Texmaco memegang banyak lisensi merek-merek niaga luar negeri yang berkualitas. Mulai dari transmisi, mesin, axle, hingga sasis.

Tidak heran jika akhirnya PT Wahana Perkasa Auto Jaya bisa merakit sendiri berbagai komponen tersebut. Dari situlah mereka kemudia memproduksi truk dan bus berkualitas tinggi.

Pada awal masa produksinya bus Perkasa cukup menyita perhatian publik, dan pesanan pun mulai mengalir dari berbagai instansi pemerintah dan beberapa perusahaan otobus. Bus-bus buatan mereka bahkan sempat diekspor ke Arab Saudi.

Sayang, hal itu tidak bertahan lama karena grup Texmaco yang menaungi bus Perkasa kemudian dipailitkan oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Pada tahun 2004 pabrik kendaraan niaga yang sempat jadi kebanggan Indonesia itu pun akhirnya harus berhenti produksi dan terbengkalai hingga sekarang.

2. Bus Komodo
Ini Dia 3 Bus Buatan dalam Negeri yang Kini Tinggal Kenangan


Siapa sangka Indonesia ternyata pernah membuat bus dalam negeri. Namanya bus Komodo. Ya, jika Anda pernah menggunakan jasa transportasi massal Transjakarta di masa-masa awal dibentuk oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Anda akan ingat dengan bus-bus yang jadi armada Transjakarta.

Bus-bus itu merupakan karya anak bangsa buatan PT Asia Auto International (AAI). Istimewanya lagi PT AAI juga membuat bus gandeng Transjakarta. Selain bus, karoseri dari bus ini juga merupakan hasil karya anak bangsa yaitu PT. Rahayu Sentosa yang berlokasi di Jalan Sukasari, Bogor, Jawa Barat.

Dalam operasionalnya, bus Komodo buatan PT AAI dijalankan oleh PT Eka Sari Lorena Transport. Hanya saja sejak ada peristiwa terbakarnya bus Komodo di Salemba, Jakarta Pusat, keberadaan bus Komodo kini tidak terasa lagi.

Tentunya dengan skala bisnis dan cakupan rute yang lebih berbeda, Transjakarta juga membutuhkan armada yang baru. Sejak saat itulah bus-bus Komodo dari PT AAI tidak terdeteksi lagi.

Baca juga : Armada Bus Legendaris Lintas Jawa Sumatera dengan Trek Terpanjang

3. Inobus
Ini Dia 3 Bus Buatan dalam Negeri yang Kini Tinggal Kenangan


Inobus dibuat oleh PT INKA. Inobus didesain dan diprediksi di Indonesia. Seperti bus Komodo, bus buatan Madiun, Jawa Timur itu dijadikan armada Transjakarta pada 2011.

PT INKA sebenarnya membuat 2 model sasis untuk layanan BRT Transjakarta, yaitu bus tunggal dan bus gandeng. Bus tunggalnya yaitu Inobus SGL 290 (4×2) A/T Series yang hanya dimiliki oleh Perum PPD.

Inobus SGL menggunakan mesin Doosan Infracore GL11K berbahan bakar gas dengan badan bus buatan Karoseri Laksana. PT INKA juga membuat sasis bus gandeng yaitu Inobus ATC-320 dengan mesin Cummins ISL G berkekuatan 320 HP berbahan bakar gas.
Badan bus dibuat oleh karoseri lokal yaitu Karoseri Laksana dan Karoseri Tri Sakti dengan desain bernama CityLine. Hanya saja Inobus sempat jadi sorotan ketika body bus patah di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur.

Beruntung tidak ada cedera dari penumpang bus yang berjumlah 40 orang tersebut. Dugaan awal, penyebab patahnya bus gandeng disebabkan adanya baut yang lepas karena muatan yang berlebih.

Tidak diketahui mengapa saat ini Inobus tidak lagi digunakan sebagai armada Transjakarta lagi. Hanya saja PT INKA tidak berhenti berinovasi. Brand Inobus justru kini telah hadir dengan energi terbarukan yakni listrik dengan nama E-Inobus.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat AC Jadi Nyawa Pemudik:...
Saat AC Jadi Nyawa Pemudik: Membaca Strategi Bertahan Denso Hadapi Gempuran 2026
Pastikan Pemudik Selamat...
Pastikan Pemudik Selamat hingga Kampung Halaman, Hino Kumpulkan 30 Oto Bus di Jateng
Melihat Langsung Proses...
Melihat Langsung Proses Produksi Truk dan Bus Hino di Purwakarta
Truk Tangki Pertamina...
Truk Tangki Pertamina Jadi Sorotan Hino di GIIAS 2025
Invasi dari Semarang:...
Invasi dari Semarang: Saat Bus Buatan Tangan Indonesia Siap Taklukkan Jalanan Sri Lanka
Tragedi Bus ALS: 12...
Tragedi Bus ALS: 12 Orang Tewas, Ternyata Busnya Bodong!
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Transjakarta Mulai Beroperasi...
Transjakarta Mulai Beroperasi Pukul 09.00 WIB pada Hari Raya Iduladha 2026
Polisi Percepat Identifikasi...
Polisi Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel
Rekomendasi
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Jadi Buah yang Disebut...
Jadi Buah yang Disebut Al Quran, Ini 3 Manfaat Delima
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved