Dunia Dikepung Sampah Elektronik, Negara Mana Penyumbang Terbesarnya?
Sabtu, 04 Juli 2020 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
4. India (2,0 juta metrik ton dan 1,5 kg per kapita)
![Dunia Dikepung Sampah Elektronik, Negara Mana Penyumbang Terbesarnya?]()
Sekitar 2 juta ton limbah elektronik dihasilkan setiap tahun di India. Setiap tahun, perangkat komputer menyumbang hampir 70% dari limbah elektronik, 12% berasal dari sektor telekomunikasi, 8% dari peralatan medis dan 7% dari peralatan listrik. Pemerintah, perusahaan sektor publik, dan perusahaan sektor swasta menghasilkan hampir 75% limbah elektronik, dengan kontribusi masing-masing rumah tangga hanya 16%. (Baca juga: India Larang 59 Aplikasi China Termasuk TikTok, Buntut Bentrok Ladakh)
5. Jerman (1,9 juta metrik ton dan 22,8 kg per kapita)
![Dunia Dikepung Sampah Elektronik, Negara Mana Penyumbang Terbesarnya?]()
Sejak 2009, tingkat daur ulang limbah listrik dan elektronik (WEEE) Jerman telah mengalami peningkatan secara keseluruhan meskipun beberapa fluktuasi, memuncak pada 39% pada 2016. Angka menurun menjadi 38,7% pada tahun berikutnya.
Sementara pada 2017, hampir 836,907 ton limbah listrik dan elektronik dihasilkan Jerman. Dari jumlah itu, 754.751 ton di antaranya berasal dari rumah tangga sedangkan 82,156 ton sisanya berasal dari bisnis. (Baca juga: Nih, Pengalaman Menarik yang Bisa Dijumpai saat Liburan ke Jerman)
6. Brasil (1,5 juta metrik ton dan 7,4 kg per kapita)
![Dunia Dikepung Sampah Elektronik, Negara Mana Penyumbang Terbesarnya?]()
Brasil adalah negara dengan wilayah yang sangat luas dan berpenduduk sekitar 200 juta orang. Negara ini diklaim sebagai produsen limbah elektronik terbesar di Amerika Latin, dengan perkiraan 7 kg limbah elektronik per kapita, dan juga penerima ekspor limbah elektronik ilegal dari negara-negara industri lainnya. (Baca juga: Oxford akan Mulai Percobaan Vaksin Covid-19 di Brazil)
Beberapa aspek yang memengaruhi pembentukan limbah elektronik di negara ini adalah pola konsumsi penduduk, harga dan penawaran pasar, dan evolusi teknologi peralatan dengan akibat usang lainnya.
7. Rusia (1,4 juta metrik ton dan 9,7 kg per kapita)
![Dunia Dikepung Sampah Elektronik, Negara Mana Penyumbang Terbesarnya?]()
Rusia adalah salah satu penghasil limbah besar global termasuk limbah elektronik karena merupakan salah satu ekonomi terbesar di dunia. Hal ini dipicu oleh pendapatan sekali pakai rumah tangga Rusia meningkat sepanjang tahun 2000-an. Setiap per kapita orang Rusia menghasilkan 9,7 kg per kapita sampah elektronik.

Sekitar 2 juta ton limbah elektronik dihasilkan setiap tahun di India. Setiap tahun, perangkat komputer menyumbang hampir 70% dari limbah elektronik, 12% berasal dari sektor telekomunikasi, 8% dari peralatan medis dan 7% dari peralatan listrik. Pemerintah, perusahaan sektor publik, dan perusahaan sektor swasta menghasilkan hampir 75% limbah elektronik, dengan kontribusi masing-masing rumah tangga hanya 16%. (Baca juga: India Larang 59 Aplikasi China Termasuk TikTok, Buntut Bentrok Ladakh)
5. Jerman (1,9 juta metrik ton dan 22,8 kg per kapita)

Sejak 2009, tingkat daur ulang limbah listrik dan elektronik (WEEE) Jerman telah mengalami peningkatan secara keseluruhan meskipun beberapa fluktuasi, memuncak pada 39% pada 2016. Angka menurun menjadi 38,7% pada tahun berikutnya.
Sementara pada 2017, hampir 836,907 ton limbah listrik dan elektronik dihasilkan Jerman. Dari jumlah itu, 754.751 ton di antaranya berasal dari rumah tangga sedangkan 82,156 ton sisanya berasal dari bisnis. (Baca juga: Nih, Pengalaman Menarik yang Bisa Dijumpai saat Liburan ke Jerman)
6. Brasil (1,5 juta metrik ton dan 7,4 kg per kapita)

Brasil adalah negara dengan wilayah yang sangat luas dan berpenduduk sekitar 200 juta orang. Negara ini diklaim sebagai produsen limbah elektronik terbesar di Amerika Latin, dengan perkiraan 7 kg limbah elektronik per kapita, dan juga penerima ekspor limbah elektronik ilegal dari negara-negara industri lainnya. (Baca juga: Oxford akan Mulai Percobaan Vaksin Covid-19 di Brazil)
Beberapa aspek yang memengaruhi pembentukan limbah elektronik di negara ini adalah pola konsumsi penduduk, harga dan penawaran pasar, dan evolusi teknologi peralatan dengan akibat usang lainnya.
7. Rusia (1,4 juta metrik ton dan 9,7 kg per kapita)

Rusia adalah salah satu penghasil limbah besar global termasuk limbah elektronik karena merupakan salah satu ekonomi terbesar di dunia. Hal ini dipicu oleh pendapatan sekali pakai rumah tangga Rusia meningkat sepanjang tahun 2000-an. Setiap per kapita orang Rusia menghasilkan 9,7 kg per kapita sampah elektronik.
Lihat Juga :