Kenali Cara Kerja Transmisi Manual Synchromesh 5 Kecepatan

Kamis, 22 September 2022 - 17:12 WIB
loading...
Kenali Cara Kerja Transmisi...
Transmisi manual merupakan salah satu tipe transmisi yang digunakan sebuah kendaraan. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Transmisi manual merupakan salah satu tipe transmisi yang digunakan sebuah kendaraan . Untuk diketahui, sistem transmisi adalah bagian dari mesin yang berfungsi untuk mengubah kecepatan dan tenaga putar.

Dikutip dari laman Suzuki, mobil manual atau mobil matic memiliki jenis transmisi yang berbeda. Letak utama perbedaan berada pada cara pemindahan transmisi yang dilakukannya.

Baca juga : Cara Perawatan Mobil Transmisi Manual dan Matik

Pada mobil manual, terdapat tiga jenis perpindahan transmisi, yakni sliding mesh, constant mesh, dan syncromesh. Jenis transmisi Synchromesh banyak dipilih karena perpindahan giginya yang terasa lebih halus.

Melihat dari cara kerjanya, jenis ini cukup mirip dengan constant mesh. Bedanya, synchromesh memiliki komponen ring sycnronisher yang ada di clutch hub. Adapun fungsi dari komponen ini adalah untuk menyamakan putaran hub sleep dengan output gear ketika keduanya belum terkait. Hasilnya ketika pengendara melakukan perpindahan transmisi pada mobil manual akan terasa lebih halus.

Lantas, bagaimanakah cara kerja transmisi manual synchromesh ini?

Dikutip dari laman Edukasi Kemendikbud, Synchromesh artinya adalah menyamakan atau menyinkronkan. Jenis transmisi ini terdiri dari berbagai komponen yang menjadi satu serta bisa menyamakan putaran antara roda gigi input dan output pada transmisi.

1. Cara kerja transmisi manual Synchromesh:

-Posisi Netral

Pada kondisi netral, mekanisme Synchromesh tidak terkait dengan salah satu gigi tingkat. Sehingga tidak ada perpindahan tenaga dari gigi tingkat ke mekanisme synchromesh dan menjadikan poros output tidak berputar.

-Posisi Pengereman

Ketika hub slevee dipindah ke arah roda gigi tingkat, akan terjadi pengereman. Akibatnya, kecepatan pada roda gigi tingkat perlahan akan menurun. Setelah sinkron, barulah akan terhubung antara roda gigi tingkat dengan mekanisme synchromesh tersebut.

-Posisi Menghubung

Saat akhir langkah pengereman, akan terjadi hubungan antara gigi tingkat dengan mekanisme synchromesh. Pada titik ini, tenaga dari gigi tingkat bisa dihubungkan ke poros output transmisi melalui mekanisme synchromesh.

Baca juga : Menghitung Masa Depan Transmisi Manual, Ditinggalkan atau Dipertahankan?

2. Cara kerja transmisi manual 5 Kecepatan

-Posisi Netral

Pada kondisi netral, tenaga dari mesin tidak bisa diteruskan ke poros output. Hal ini terjadi karena synchromesh tidak terhubung dengan roda gigi tingkat alias bebas.

-Posisi 1

Ketika tuas ditarik ke belakang, gear selection fork akan menghubungkan unit synchromesh dengan gigi tingkat 1. Nantinya, posisi 1 ini akan menghasilkan putaran yang lambat pada poros output besar.

-Posisi 2

Ketika tuas didorong ke depan, unit synchromesh akan terhubung dengan roda gigi tingkat 2. Pada posisi 2 ini, poros output lebih cepat jika dibandingkan posisi 1.

-Posisi 3

Apabila tuas ditarik ke belakang, gear selection fork akan menghubungkan unit synchromesh dengan gigi tingkat 3. Posisi 3 ini juga menghasilkan putaran lebih cepat dari posisi 2.

-Posisi 4

Sama seperti yang lain, di posisi 4 unit synchromesh terhubung dengan gigi tingkat 4. Selain itu, hasil putarannya pun lebih cepat dari posisi 3.

-Posisi 5

Pada posisi 5, unit synchromesh dihubungkan dengan gigi lima. Meski kecepatannya paling tinggi, namun momen yang dihasilkan pada poros output paling kecil.

-Posisi R

Di posisi R, roda gigi R dan roda gigi pembanding dipasangkan roda gigi idel yang membuat putaran poros input jadi berlawanan arah dengan poros output.

Demikian ulasan mengenai cara kerja sistem transmisi manual synchomesh 5 kecepatan.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CEO Aston Martin Minta...
CEO Aston Martin Minta Mobil Bertransmisi Manual Diperbanyak
Penyebab Motor Mati...
Penyebab Motor Mati saat Digas dan Cara Mengatasinya
P2 Tiger: Kendaraan...
P2 Tiger: Kendaraan Lapis Baja Canggih Made in Tangerang, Hasil Kolaborasi dengan Texelis
Siap Diproduksi, Fantic...
Siap Diproduksi, Fantic Imola dan Stealth Tampilkan di EICMA 2024
Ini Arti Huruf dan Angka...
Ini Arti Huruf dan Angka di Persneling Mobil Matic
Dubai Siap Hadirkan...
Dubai Siap Hadirkan Taksi Terbang pada Tahun 2026
Penyebab Relay Lampu...
Penyebab Relay Lampu Mobil Panas dan Cara Mengatasinya
Penyebab Rem Belakang...
Penyebab Rem Belakang Keras yang Sering Disepelekan
Ada Maung, Barracuda,...
Ada Maung, Barracuda, hingga Motor Listrik Zero, Ini Deretan Kendaraan Operasional Milik Polri
Rekomendasi
Arus Balik, Gerbang...
Arus Balik, Gerbang Tol Cikatama Dipadati Kendaraan dari Trans Jawa Malam Ini
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Tom Holland Umumkan...
Tom Holland Umumkan Judul Resmi Spider-Man 4, Brand New Day Siap Tayang 2026
Pantau Arus Balik Lebaran,...
Pantau Arus Balik Lebaran, Budi Gunawan Ziarah ke Makam Bung Karno
Rumah Tangga Kanye West...
Rumah Tangga Kanye West dan Bianca Censori Dikabarkan Retak, di Ambang Perceraian
Mantan Penerjun Payung...
Mantan Penerjun Payung Milier Siap Ukir Sejarah di Arena Tinju Bare Knuckle
Berita Terkini
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
1 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
3 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
5 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
6 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
8 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
8 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Islam dengan...
5 Negara Islam dengan Kekuatan Militer Terkuat di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved