7 Kesimpulan Setelah Tes Drive Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5 untuk Perjalanan Jarak Jauh
Jum'at, 30 September 2022 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Misalnya, cara mengakses Ventilated Seat (mendinginkan punggung jok depan). Harus tahu masuk ke menu yang mana. Untungnya User Interface (UI) dan User Experience (UX) di layar sentuh TFT berukuran 12,3 inci nyaman dan mudah di akses.
5. Seperti Powerbank Raksasa
Mobil listrik bak Powerbank raksasa. Jadi, semakin banyak fitur yang kita gunakan semakin cepat pula baterainya habis. Misalnya, dipakai untuk ngecas HP, memakai pemanas/pendingin jok, banyak melakukan akselerasi, dan lainnya.
6. i-Pedal
![7 Kesimpulan Setelah Tes Drive Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5 untuk Perjalanan Jarak Jauh]()
Bagi SINDOnews, i-Pedal di IONIQ 5 adalah fitur yang sangat underrated. i-Pedal merupakan fitur kontrol kecepatan kendaraan untuk akselerasi, deselerasi, hanya dengan memodulasi pedal akselerasi dan tanpa harus menggunakan paddle shifter secara manual. Artinya, kita bisa berkendara hanya dengan mengatur pedal gas saja.
Jika sudah terbiasa, fitur ini sangat berguna dan nyaman sekali saat berkendara macet, bahkan jarak jauh. 80 persen perjalan SINDOnews menggunakan fitur yang juga bisa sangat menghemat baterai tersebut. Bahkan lebih sering dibandingkan fitur Smart Cruise Control di Hyundai Smartsense.
BACA JUGA: Beda Kelas dengan Pajero dan Fortuner, Ini 5 Alasan Hyundai Palisade Ada di Kasta Tertinggi
7. Vehicle To Load (V2L)
V2L lagi-lagi juga jadi fitur yang jarang diketahui di IONIQ 5. V2L memungkinkan pengguna memperoleh daya listrik sebesar 3,6 kW seperti colokan rumah. Sehingga bisa mengisi ulang daya berbagai perangkat listrik, seperti sepeda listrik, skuter listrik, bahkan mesin kopi.
Menjadi unik, karena mobil listrik seperti IONIQ 5 justru relevan untuk kegiatan camping/overland. Karena semua gadget kita bisa dicolok di mobil. Dengan segala fitur dan fungsinya, IONIQ 5 adalah mobil listrik yang memberikan apa yang dibutuhkan oleh pasar saat ini.
5. Seperti Powerbank Raksasa
Mobil listrik bak Powerbank raksasa. Jadi, semakin banyak fitur yang kita gunakan semakin cepat pula baterainya habis. Misalnya, dipakai untuk ngecas HP, memakai pemanas/pendingin jok, banyak melakukan akselerasi, dan lainnya.
6. i-Pedal

Bagi SINDOnews, i-Pedal di IONIQ 5 adalah fitur yang sangat underrated. i-Pedal merupakan fitur kontrol kecepatan kendaraan untuk akselerasi, deselerasi, hanya dengan memodulasi pedal akselerasi dan tanpa harus menggunakan paddle shifter secara manual. Artinya, kita bisa berkendara hanya dengan mengatur pedal gas saja.
Jika sudah terbiasa, fitur ini sangat berguna dan nyaman sekali saat berkendara macet, bahkan jarak jauh. 80 persen perjalan SINDOnews menggunakan fitur yang juga bisa sangat menghemat baterai tersebut. Bahkan lebih sering dibandingkan fitur Smart Cruise Control di Hyundai Smartsense.
BACA JUGA: Beda Kelas dengan Pajero dan Fortuner, Ini 5 Alasan Hyundai Palisade Ada di Kasta Tertinggi
7. Vehicle To Load (V2L)

V2L lagi-lagi juga jadi fitur yang jarang diketahui di IONIQ 5. V2L memungkinkan pengguna memperoleh daya listrik sebesar 3,6 kW seperti colokan rumah. Sehingga bisa mengisi ulang daya berbagai perangkat listrik, seperti sepeda listrik, skuter listrik, bahkan mesin kopi.
Menjadi unik, karena mobil listrik seperti IONIQ 5 justru relevan untuk kegiatan camping/overland. Karena semua gadget kita bisa dicolok di mobil. Dengan segala fitur dan fungsinya, IONIQ 5 adalah mobil listrik yang memberikan apa yang dibutuhkan oleh pasar saat ini.
(dan)
Lihat Juga :