Optimisme Pasar Mobil Domestik dan Ekspor Menggeliat Pada Kuartal IV
Selasa, 07 Juli 2020 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
Pada kuartal I/2020, negara tujuan ekspor terbesar adalah Filipina, kemudian Arab Saudi, Vietnam, Thailand, Amerika Serikat, Jepang, Uni Emirat Arab, dan Oman.
Warih Andang mengakui performa ekspornya merosot. “Pandemi Covid-19 memengaruhi semua sektor, termasuk industri automotif,” ujarnya. Ekspor mobil TMMIN tahun ini diproyeksikan akan anjlok 50% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. (Baca juga: Pabrikan Mobil Asal Ceko Ciptakan Produk Berbahan Bakar Gas)
Direktur TMMIN Bob Azam mengungkapkan, dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah diharapkan mampu menyelamatkan industri automotif nasional. Bukan hanya pabrikan, melainkan juga supplychain yang meliputi perusahaan-perusahaan komponen khususnya yang berskala usaha kecil-menengah.
Stimulus yang diberikan oleh pemerintah terhadap dunia usaha diyakini akan mendorong pertumbuhan industri di Tanah Air di tengah pandemi yang belum diketahui kapan akan berakhir itu. “Sekarang kami mulai produksi dengan kapasitas 60% saja. Namun, kami sudah berdiskusi dengan rantai pasok domestik untuk bersiap, sehingga saat ada lonjakan permintaan maka kegiatan produksi tidak tergang -gu,” katanya.
Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menilai tahun ini industri automotif nasional dihadapkan pada situasi yang berat. Karena itu, dukungan dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dinilai penting agar industri mampu menghadapi situasi tersebut. (Baca juga: Israel Dilaporkan Luncurkan Satelit Mata-mata Baru)
Warih Andang mengakui performa ekspornya merosot. “Pandemi Covid-19 memengaruhi semua sektor, termasuk industri automotif,” ujarnya. Ekspor mobil TMMIN tahun ini diproyeksikan akan anjlok 50% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. (Baca juga: Pabrikan Mobil Asal Ceko Ciptakan Produk Berbahan Bakar Gas)
Direktur TMMIN Bob Azam mengungkapkan, dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah diharapkan mampu menyelamatkan industri automotif nasional. Bukan hanya pabrikan, melainkan juga supplychain yang meliputi perusahaan-perusahaan komponen khususnya yang berskala usaha kecil-menengah.
Stimulus yang diberikan oleh pemerintah terhadap dunia usaha diyakini akan mendorong pertumbuhan industri di Tanah Air di tengah pandemi yang belum diketahui kapan akan berakhir itu. “Sekarang kami mulai produksi dengan kapasitas 60% saja. Namun, kami sudah berdiskusi dengan rantai pasok domestik untuk bersiap, sehingga saat ada lonjakan permintaan maka kegiatan produksi tidak tergang -gu,” katanya.
Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menilai tahun ini industri automotif nasional dihadapkan pada situasi yang berat. Karena itu, dukungan dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dinilai penting agar industri mampu menghadapi situasi tersebut. (Baca juga: Israel Dilaporkan Luncurkan Satelit Mata-mata Baru)
Lihat Juga :